Pengertian
Pasal 1 angka 32 : Pengadaan Langsung adalah Pengadaan Barang/Jasa langsung kepada Penyedia Barang/Jasa, tanpa melalui Pelelangan/Seleksi/Penunjukan Langsung.
Ketentuan
Pasal 39
Ayat (1): Pengadaan Langsung dapat dilakukan terhadap Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut:
- merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I;
- teknologi sederhana;
- risiko kecil; dan/atau
- dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa usaha orangperseorangan dan/atau badan usaha kecil serta koperasi kecil, kecuali untuk paket pekerjaan yang menuntut kompetensi teknis yang tidak dapat dipenuhi oleh Usaha Mikro, Usaha Kecil dan koperasi kecil.
Ayat (2): Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga yang berlaku di pasar kepada Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya.
Ayat (3): Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) Pejabat Pengadaan.
Ayat (4): PA/KPA dilarang menggunakan metode Pengadaan Langsung sebagai alasan untuk memecah paket Pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud untuk menghindari pelelangan.
Proses Pelaksanaan
Lampiran II Bagian B;5;c.
Pelaksanaan Pengadaan Barang Melalui Pengadaan Langsung :
- Pengadaan Langsung dilaksanakan untuk pengadaan Barang yang nilainya sampai dengan Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
- Proses Pengadaan Langsung dilakukan sebagai berikut :
- Pejabat Pengadaan mencari informasi barang dan harga melalui media elektronik maupun non-elektronik;
- Pejabat Pengadaan membandingkan harga dan kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber informasi yang berbeda;
- Pejabat Pengadaan melakukan klarifikasi dan negosiasi teknis serta untuk mendapatkan harga yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan; (bila diperlukan)
- Pejabat Pengadaan melakukan transaksi; dan
- Pejabat Pengadaan mendapatkan bukti transaksi dengan ketentuan:
- untuk Pengadaan Langsung yang bernilai sampai dengan Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) berupa bukti pembelian;
- untuk Pengadaan Langsung yang bernilai sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) berupa kuitansi; dan
- untuk Pengadaan Langsung yang bernilai sampai dengan Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) berupa Surat Perintah Kerja (SPK).
Tahapan Pengadaan Langsung:
- PPK menetapkan Rencana Pelaksanaan yang terdiri dari :HPS, spesifikasi teknis dan rancangan SPK. Rencana Pelaksanaan tersebut diserahkan kepada Pejabat Pengadaan;
- Pejabat Pengadaan menyusun dokumen pengadaan;
- Pejabat Pengadaan tidak diharuskan menyusun dokumen pengadaan untuk Pengadaan Langsung sebagaimana Standar Dokumen Pengadaan untuk Pelelangan/Seleksi. Dokumen Pengadaan untuk pekerjaan yang bernilai sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) lebih sederhana, dimana sekurang-kurangnya terdiri dari HPS, spesifikasi teknis dan jadwal waktu pengiriman/ penyelesaian pekerjaan;
- Pejabat Pengadaan membuat Surat Permintaan Informasi Harga sekurang-kurangya kepada 2 (dua) calon penyedia (apabila diperlukan) atau melakukan survei untuk mendapatkan sekurang-kurangnya 2 (dua) informasi harga;
- Pejabat Pengadaan membandingkan informasi harga yang diperoleh dengan HPS yang ditetapkan oleh PPK. Bilamana penawaran (informasi) harga yang diperoleh melebihi HPS, maka Pejabat Pengadaan mencari penyedia lain;
- Setelah diperoleh Penyedia yang memenuhi persyaratan, maka Pejabat Pengadaan melakukan evaluasi, klarifikasi dan negosiasi penawaran kepada calon Penyedia yang dituangkan dalam Berita Acara Klarifikasi & Negosiasi Harga;
- Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung kepada PPK;
- Pejabat Pengadaan membuat surat Penetapan Penyedia;
- PPK dan Penyedia menandatangani SPK (bila menggunakan SPK).
Berdasarkan pasal 16 ayat (3), Pengadaan Langsung dapat dilakukan oleh 1 (satu) orang pejabat pengadaan. Dalam hal dilakukan oleh ULP, maka pemilihan tersebut dilakukan melalui pelelangan umum/sederhana atau penunjukan langsung.
Contoh Dokumen, Format Evaluasi, Dan Kontrak Pengadaan Langsung Barang
Contoh format berikut terdiri dari Dokumen Pengadaan Langsung Dengan Menggunakan SPK (word), SPK Pengadaan Langsung Barang (tempalet excel) dan Format Evaluasi (tempalet excel).
1. Dokumen Pengadaan Langsung Barang Dengan SPK (Word)
2. Format Evaluasi terdiri dari :
- Terbilang;
- Menu;
- Data Kualifikasi Penyedia;
- Tentang Pengadaan Langsung;
- Jadwal Pengadaan Langsung;
- Surat Permintaan Informasi Harga;
- Lampiran Surat Surat Permintaan Informasi Harga;
- Data Survey Harga;
- Laporan Hasil Permintaan Informasi Harga/Survey Harga Barang;
- Berita Acara Evaluasi Penawaran;
- Lampiran Berita Acara Evaluasi Penawaran;
- Berita Acara Klarifikasi Teknis Dan Negosiasi Harga/Biaya;
- Lampiran Klarifikasi Teknis Dan Negosiasi Harga/Biaya;
- Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL);
- Penetapan Penyedia;
- Pengumuman Penyedia;
- Laporan Proses Dan Hasil Pengadaan;
- Berita Acara Serah Terima Dokumen Dan Hasil Pengadaan; dan
- Lampiran BA Serah Terima Dokumen Dan Hasil Pengadaan.
3. SPK terdiri dari :
- Terbilang;
- Surat Perintah Kerja (SPK);
- Surat Pesanan (SP) dan
- Syarat Umum SPK.
Berikut contoh format yang berhubungan dengan Pengadaan Langsung Barang yang diunggah melalui 4shared.com :
| No. | Dokumen | Klik |
| 1 | Dokumen Pengadaan Langsung Barang (word) | Unduh |
| 2 | Contoh Format Evaluasi Pengadaan Langsung Barang (Template excel) | Unduh |
| 3 | Contoh Format Kontrak Pengadaan Langsung Barang (Template excel) | Unduh |
Mohon masukannya melalui kolom Komentar/Diskusi di bawah ini atau melalui email rahfan@pengadaan.org. Semoga bermanfaat dan Salam “Torang Samua Basudara”

Izin dunlod dulu….
Posted by uan khoem | 2 Agustus 2012, 3:49 amsorri … aku download dulu baru pamitan… makasih banyak share doc, sangat membantu sy dalam menyelesaikan tugas
Posted by rina rinding | 31 Januari 2013, 7:05 amthanks banget atas documentnya, sangat bermanfaat dalam penyusunan laporan. SEmoga SUKSES. amien
Posted by Rudi PutraWajo | 28 Maret 2013, 12:24 amthanks
Posted by firly | 3 April 2013, 4:37 pmtrima ksh banyak ya..manfaatnya sangat besar
Posted by Taufiq Rahman | 5 April 2013, 9:59 amsiang,…kalo boleh pa contoh proses pengadaan langsung jasa konsultan agar memudahkan kami dalam melakukan proses PL. Thanks sebelumnya
Posted by kustan lumolo | 8 April 2013, 12:57 pm@Uan Khoem
Monggo mas
Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Agustus 2012, 9:51 pmMantap Bang Rahfan….makasih banyak sharing dokumennya.
Sangat membantu saya dalam menyelesaikan tugas PBJ
Bravo !!
Posted by PANCA | 3 Agustus 2012, 11:08 am@Panca
Alhamdulillah kalau sedikit ilmu yang saya share disini dapat bermanfaat. Komentar rekan-rekan semakin menambah semangat saya untuk tetap belajar dan berbagi. Terima kasih Bung Panca atas supportnya
Posted by Rahfan Mokoginta | 3 Agustus 2012, 1:13 pmterima kasih bang atas semua format yg disediakan semoga selalu sukses dan sehat selalu…
Posted by ale st | 6 Agustus 2012, 1:31 am@Ale, ST
Amin
Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Agustus 2012, 4:13 amTERIMA KASIH, CONTOH YANG DIBERIKAN SUNGGGUH BANYAK MEMBANTU SAYA.
Posted by hambali | 6 Agustus 2012, 10:59 am@Hambali
Alhamdulillah
Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Agustus 2012, 8:20 pm@Pengunjung Blog
Contoh Format Evaluasi Pengadaan Langsung Barang (Template excel) telah saya edit kembali. Ada sedikit perbaikan pada proses permintaan informasi/survey harga dan ada penambahan worksheet “Bagan Alur Proses Pengadaan Langsung”.
Perbaikan tersebut saya lakukan setelah ada pertanyaan dari Bapak Sorba Purba (melalui email). Untuk itu saya sampaikan terima kasih.
Ditunggu saran/masukan dari rekan-rekan yang lain
Posted by Rahfan Mokoginta | 7 Agustus 2012, 2:05 pmAlhamdulillah… makasih banget karena membantu pekerjaan saya…. mudah2an mendapat berkah dari Allah…amin
Posted by Angel | 8 Agustus 2012, 4:36 pmtrims mas rahfans ijin sedot ya file nya…sangat membantu saya……….
Posted by rusdi | 29 Agustus 2012, 4:16 pm@Rusdi
Silahkan mas
Posted by Rahfan Mokoginta | 29 Agustus 2012, 9:02 pmAlhamdulillah …………. Trims ya mas, file nya sangat membantu saya………. semoga ilmunya makin bertambah mantaap
Posted by Hatta | 31 Agustus 2012, 2:59 pm@Hatta
Amin
Posted by Rahfan Mokoginta | 1 September 2012, 1:39 amtx 4 bang rahfan atas format pbj….sangat membantu sx,
Posted by rasyid | 4 September 2012, 11:27 pmBang, sekarang kan nilai tertinggi pengadaan langsung 200 juta, itu kontraknya bagaimana ya? trus ada contoh berita acara hasil pengadaan langsung ngak? kalau ada tlong diuploadkan yach.. terima kasih atas bantuannya
Posted by muzakkir | 11 September 2012, 5:28 pm@Rasyid
Makasih juga
@Muzakkir
1). Nilai paket sampai dengan Rp. 200 juta dapat dilakukan dengan Pengadaan Langsung untuk Barang/Konstruksi/Jasa Lainnya, sedangkan untuk Jasa Konsultansi sampai dengan Rp. 50 juta.
2). Jenis kontrak tidak tergantung pada metode pemilihan. Untuk lebih jelasnya silahkan pelajari Perpres 54/2010 Pasal 50.
3). Untuk pengadaan Barang/Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai sampai dengan Rp. 200 juta menggunakan SPK (Surat Perintah Kerja) sebagai tanda bukti perjanjian. Lebih jelasnya silahkan pelajari Pasal 55.
4). Contoh format berita acara untuk pengadaan langsung Barang/Konstruksi silahkan diunduh di blog ini dan disesuaikan dengan kebutuhan.
Posted by Rahfan Mokoginta | 11 September 2012, 10:08 pmTerima kasih banyak bang atas sharing pengetahuanya
Posted by Wildan | 14 September 2012, 12:14 pmklo gak bisa d upload, jgn dtampilkan
Posted by nono | 20 September 2012, 9:30 am@Nono
Maaf, nggak bisa diupload atau nggak bisa di download ya?
Jika menemui kesulitan mengunduh (download) nanti akan saya kirimkan filenya melalui email
Posted by Rahfan Mokoginta | 20 September 2012, 11:46 pmTerima kasih banget,,,form ini sangat membantu saya.
Posted by Banie | 25 September 2012, 6:43 amTerima kasih banget bang atas format dokumen pengadaannya
Posted by yandri arsyad | 27 September 2012, 12:28 ammas. mohon bimbingan untuk pengadaan langsung barang di bawah 5 juta. trima kasih
Posted by Arwan | 27 September 2012, 11:16 ammaaf mas. ada tambahan berdasarkan Perpres 70 tahun 2012.
Posted by Arwan | 27 September 2012, 11:19 ampak saya minta contoh spk pengadaan barang langsung bersama lampiran2x dari bpk iwan di badan penanggulangan bencana daerah kab. poso. email : iwanamin54@yahoo.co.id
Posted by ridwan m. amin | 28 September 2012, 12:04 pmmau dong dikirimi email gmna cara pengadaan langsung di bawah 5 juta, dan 10 juta downloadnya susah
Posted by taufik | 17 Mei 2013, 5:14 pmAku puyeng mas..tetang perpres 70 tahun 2012 kenapa ya Penunjukan Langsung tidak sekalian Konsultan ya
Posted by Tri Sugiyanta | 9 Oktober 2012, 2:01 pm@Tri Sugiyanta
Penunjukan Langsung untuk Jasa Konsultansi diatur pada Pasal 44
Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Oktober 2012, 2:02 amIjin Unduh bang … terimakasih sudah berbagi ….. wasalam wr wb.
Posted by sulaiman | 15 Oktober 2012, 12:25 pm@Sulaiman
Monggo mas
Posted by Rahfan Mokoginta | 15 Oktober 2012, 1:01 pmMakasih Mas bro….:)
Posted by Misbah | 23 Oktober 2012, 10:05 amMas, bisa dikirimkan ke email saya gak, tiarabaus06@gmail.com
soalnya susah di download mas.
Posted by ulis | 23 Oktober 2012, 12:53 pmterimakasih banyak pak atas bantuannya ngasih format dokumen pengadaan, tadi sy sudah add pin bb bpk, mohon di app
Posted by hadisyah | 23 Oktober 2012, 1:59 pmTerimakasih Mas Rahfan atas berbagi ilmunya, semoga mas rahfan tambah sukses dan senantiasa ada dalam ridha Allah SWT. Paparan mas rahfan mudah di pahami bagi saya yang awam. Goodluck.
Posted by Pawit Hermawan | 23 Oktober 2012, 2:16 pmMenurut perpres 70 pengadaan barang dibawah 50 juta cukup dengan surat pesanan,nota dan kwitansi. Nah yang mau saya tanyakan :
1. Bagaimana proses Suvey Oleh PPK untuk menentukan HPS?,apakah harus membandingkan 2 harga dari penyedia atau bagamana?
2. Jika menggunakan surat pesanan,apakah boleh merk/type/spek teknisnya dicantumkan dlm surat pesanan tsb?
3.Apakah pengadaan barang dibawah 50jt yang hanya menggunakan Surat Pesanan tidak melibatkan pejabat pengadaan
Terima Kasih pak>
Posted by SEKAPOT | 23 Oktober 2012, 10:36 pmBerdasarkan Perpres 54 bukti pengadaan langsung dibawah 5 jt adalah kuitansi bahkan menurut 70 Tahun 2012 Bukti kuitansi berlaku pengadaan sampai 20 jt, tetapi di aplikasi SPM untuk pengajuan ke KPPN ada format resum kontrak itu mestinya pakek SPK gimana nyikapi ini….. trus tolong aku dikrm format SPK yang sesuai dengan perpres 70 Tahun 2012. Terima kasih………
Posted by Masdukin | 25 Oktober 2012, 10:13 amBang, saya minta contoh spk pengadaan barang langsung bersama lampiran2x dari dari Halim di Jayapura ;email :halim_la@ymail.com
Posted by halim | 26 Oktober 2012, 12:54 pmapa boleh saya minta contoh kontrak belanja jasa lainnya/ internet dgn nilai dibawah 100 juta,trmkash
Posted by khama | 8 November 2012, 11:28 amYth. Bpk Rahfan
saya pakai Dokumen Dan Format Pengadaan Langsung Barang yang pertama bapak buat, sedangkan Dokumen Dan Format Pengadaan Langsung Barang yang baru yang bapak buat per agustus ada perbedaan… apakah dokumen yang sudah saya buat sampai saat ini mengikuti yg pertama harus diganti? mohon petujuknya terima kasih
Posted by arya | 9 November 2012, 10:59 amsejauh ini informasi yg lumayan jelas dr pak rahfan
thanks banyak
saya izin pin bb ya mas,mgkn bisa nambah pengetahuan n rekan
Posted by Iqbal | 16 November 2012, 8:28 pmAslam..mohon penjelasan…sesuai dengan perpres 70 dikatakan bahwa pengadaan barang/jasa dibawah 50 juta bisa hanya dengan menggunakan kwitansi tanpa SPK, misalnya terdapat pengadaan barang (belanja modal kendaraan roda dua) dengan pagu dibawah 50 juta apakah kita bisa langsung ke toko/ dealer tanpa melibatkan pejabat pengadaan ??
Posted by satria | 17 November 2012, 1:13 am@Sekapot
1. Penyusunan HPS silahkan mengacu pada Pasal 66 ayat (7).
2. Surat pesanan berdasarkan Perpes 54/2010 diterbitkan setelah penandatanganan Kontrak. Dalam Surat Pesanan tersebut tidak perlu mencantumkan Merk dan Type Barang.
3. Pengadaan Langsung dilakukan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan (Pasal 16 ayat 3)
@Masdukin
Memang harus diakui bahwa belum sinkron antara regulasi Pengadaan Barang/Jasa dan Pengelolaan Keuangan. Untuk itu, gunakan saja SPK yang bentuknya lebih sederhana.
Format SPK silahkan mengacu pada SBD sesuai Perka LKPP Nomor 2 Tahun 2011, hanya saja lakukan penyesuan2 sesuai Perpres 70/2012.
@Arya
Kalau prosesnya sudah berjalan tidak perlu diganti.
@Satria
Pengadaan Langsung dilakukan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan (Pasal 16 ayat 3).
Dengan demikian, jika menggunakan metode Pengadaan Langsung maka tetap dilaksanakan oleh Pejabat Pengadaan
Posted by Rahfan Mokoginta | 17 November 2012, 1:43 ammaaf pak bisa tidak sekali-kali saya nelpon untuk tukar pikiran..???
Posted by satria | 18 November 2012, 10:42 pm@ Satria
Silahkan mas
Posted by Rahfan Mokoginta | 19 November 2012, 7:22 ammaaf pak rahfan, bukan saya aja yg susah mengdownload teman2 yg lain jg sm dgn saya klu bisa sy minta tlg dikirim ke email sy rzahrinar@yahoo.co.id dokumen pengadaan langsung barang dan format evaluasi yg terbaru, tq
Posted by zahrina | 19 November 2012, 12:51 pm@ Zahrina
Sudah dikirim, thx
Posted by Rahfan Mokoginta | 19 November 2012, 8:10 pmMas, saya sangat terbantu dengan adanya format dari bapak
kalau bisa, saya minta tolong ada tidak format dokumen untuk penunjukan langsung barang.
terima kasih sebelumnya.
Posted by Teuku Agung Purnama | 20 November 2012, 5:54 pm@ Teuku Agung Purnama
Terima kasih, maaf untuk sementara contoh format baru sebatas yang ada di blog
Posted by Rahfan Mokoginta | 21 November 2012, 12:00 pmBang tolong dikirim Evaluasi Pengadaan Langsung Barang karena paswordnya dicoba dengan rahfan tidak berhasil dibuka. Mohon dikirim lewat email : caesar_putri@yahoo.com
Posted by Zenon Dau | 25 November 2012, 12:04 ammas tolong dibuatkan petunjuk dan tatacara proses pengadaan langsung konsultasi
sampai pembuatan spk yang sesuai dengan pepres 70 tahun 2012
Posted by ilham halik | 26 November 2012, 2:37 pmgak bisa di unduh pak…mohon dikirim ke email : mairiza20@gmail.com. thanks
Posted by mai | 27 November 2012, 6:58 pmbisa d unduh kok…dan gampang…mgkn krn rekan2 blm pny user d 4shared nya…
trimakasih utk infonya…sgt mbantu pelaku2 pengadaan barang/jasa
Posted by unique | 28 November 2012, 8:45 amizin download mas….terima kasih. sangat membantu sekali di saat yang tepat. mudah2an Sukses selalu
Posted by adi | 2 Desember 2012, 5:46 pmterima kasih pa, sudah kami download mohon dapat diberikan passwordnya .. terima kasih : bdodii@yahoo.co.id
Posted by dodi | 3 Desember 2012, 12:07 pmups, saya nda teliti, terimakasih passwordnya sudah ada.
Posted by dodi | 3 Desember 2012, 12:11 pmSiiip……………. ijin DonLot, ada format dokumen pengadaan langsung untuk konstruksi dan jasa konsultansi. serta format penunjukan langsung. Tkasih banyak
Posted by rahmat | 11 Desember 2012, 9:03 amterimakasih pak share-nya… mohon penjelasan lebih detail lagi untuk “undangan pengadaan langsung” sepertinya di jadwal belum muncul, padahal di SPK ada isian nomor dan tanggal undangannya. apakah undangan itu setelah survei, sebelum evaluasi + klarifikasi dan negosiasi atau dimana pak? terimakasih
Posted by nurcakhyowibowo | 12 Desember 2012, 9:30 am@ Nurcakhyowibowo
Undangan Pengadaan Langsung sesudah dilakukan survey. Undangan dilampiri dengan Dokumen Pengadaan Langsung. Atas dasar Undangan tersebutlah Penyedia membuat penawaran.
Posted by Rahfan Mokoginta | 12 Desember 2012, 1:16 pmfirman_sumbawa@yahoo.com
mas,bisa minta tolong dikirimkan ke email saya contoh SPK penunjukan langsung pengadaan pakaian dinas dan perlengkapannya ? karena saya baru belajar tentang pengadaan barang dan jasa
Posted by firmansyah | 13 Januari 2013, 9:40 pmSaya dari Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Jabar. Mohon dikirim contoh SPK Pengadaan Langsung Barang dan Jasa ke email : azizi_perikanan@yahoo.co.id. Terima kasih atas bantuannya.
Posted by aziziismail | 21 Januari 2013, 10:52 pmMohon ijin untuk download….terima kasih
Posted by endang puji | 22 Januari 2013, 10:20 ammohon dpt dikirim ke email saya, karena download gak bisa2, makasih
ozzie_rif@yahoo.co.id
Posted by arief | 23 Januari 2013, 12:29 pmMaaf pak saya dari KPP Pratama Curup, boleh saya minta contoh lengkap SPK pengadaan langsung barang dan jasa konstruksi dan contoh surat/dokumen dari semua tahapannya karena saya kesulitan mendownload .mohon dikirim ke heppysatarjo79@gmail.com
Posted by Heppy | 31 Januari 2013, 12:47 am@ All
Akan saya kirimkan semua contoh format dan dokumen yang telah di publish di blog ini masing-masing ke alamat emailnya
Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Februari 2013, 11:08 ammakasih sharenya. moga bermanfaat buat pengembangan pengadaan untuk semua kemajuan pengadaan yang lebih bermartabat. mohon info kembali kalau bisa tolong di buatkan format untuk penunjukan langsung kendaraan dinas
Posted by Muhamad Aris Daud,Se | 6 Februari 2013, 6:09 am@ Muh. Aris Daud, SE
Terima kasih pak, Insya Allah akan diusahakan. Kalau sudah ada nanti saya share melalui blog ini. Salam buat rekan-rekan di Wakatobi ya
Posted by Rahfan Mokoginta | 7 Februari 2013, 12:55 pmnumpang download ya pak, thanks
Posted by ijul | 21 Februari 2013, 5:33 amMakasih bwt share contoh dokumennya yach Pak.
Posted by Andri | 22 Februari 2013, 8:45 pm@ Ijul & Andri
Silahkan Pak, makasih
Posted by Rahfan Mokoginta | 25 Februari 2013, 8:06 ammas mohon infonya dalam format evaluasi yang diberikan (point 1-19)…..untuk undangan pengadaan langsung diberikan setelah adanya Laporan Hasil Permintaan Informasi Harga/Survey Harga Barang atau sebelumnya ?
Dan apakah undangan pengadaan itu diberikan lagi kepada 3 penyedia yg disurvey atau hanya kepada penyedia yang harganya paling rendah? mohon bantuannya karena saya masi pemula….kl bisa mas bisa diurutkan kembali proses evaluasinya termasuk dengan undangannya…..makasi sebelumnya
Posted by ingrid | 26 Februari 2013, 9:15 pmIjin download pak….!!! Terima kasih… semoga bermanfaat…semoga makin dimurahkan rejekinya…amin….!!
Posted by Gazali | 28 Februari 2013, 11:22 pm@ Ingrid
Undangan Pengadaan Langsung diberikan hanya kepada satu Penyedia yang dianggap memenuhi persyaratan dengan harga yang wajar. Undangan tersebut diberikan setelah Pejabat Pengadaan selesai melakukan survey.
Format yang ada silahkan diperbaharui lagi sesuai dengan Perka LKPP Nomor 14/2012 tentang Juknis Perpres 70/2012.
@ Gazali
Amin
Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Maret 2013, 12:31 pmterima kasih atas berbaginya…mohon ijin download pak…
Posted by wayan | 7 Maret 2013, 7:51 am@ Wayan
Silahkan Pak
Posted by Rahfan Mokogintar | 7 Maret 2013, 2:08 pmizin pertanya pak,,,,,,pengadaan langsung barang sampai dengan 50 juta berdasarkan Perpres 70 tahun 2012,,apa saja dokumen yang kita buat pak??terus pak saya tanyakan apakah pengadaan sampai dengan 50 juta,,penyedia barang harus menggunakan CV????apakah didalam SPK boleh cara pembayarannya langsung kepenyedia barang (secara tunai )????mohon bantuannya pak,,,,soalnya saya masih bingung
Posted by Andri yahya | 11 Maret 2013, 4:35 pmPak, sy uda dowload dpt di berikan passwordnya?? to eq_elhau@yahoo.com
Posted by Eq Sanaky | 18 Maret 2013, 2:42 pmdi pengadaan langsung boleh tidak kita survei selain ke toko-toko ke CV-CV, terima kasih jawabannya
Posted by veryns | 18 Maret 2013, 4:18 pmterima kasih……berarti format spk hanya satu lembar saja. Bagaimana bila menggunakan spk yang isinya mencantumkan pasal-pasal.? mohon tanggapannya
Posted by bambang | 20 Maret 2013, 3:25 pmMas..ndak bs downloadnya..
Mohon kirim Ǩĕ emailku Ɣªªª..
Trimss…
Posted by cici | 20 Maret 2013, 10:56 pm@ Andri Yahya
Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab II (Barang) Bagian B;12;c;2);a).
@ Eq Sanaky
Passwordnya ada di file “password”. Paswordnya: rahfan atau rahfanmokoginta
@ Bambang
Selain SPK, ketentuan-ketentuannya diatur dalam Syarat Umum SPK.
@ Cici
Kirim saja email ke rahfan@pengadaan.org
Posted by Rahfan Mokoginta | 21 Maret 2013, 4:36 pmTrims pak atas contoh draf yang bapak uraikan sangat membantu saya dalam menyusun dokumen pengadaan langsung…
Posted by Jefri Moiga | 21 Maret 2013, 10:36 pmFormat diatas disusun berdasarkan Pepres apa pak ya??
Posted by Dirga Dafri | 22 Maret 2013, 8:11 am@ Jefri Moiga
Terima kasih juga Pak
@ Dirga Dafri
Masih berdasarkan Perpres 54/2010 Mas, silahkan disesuaikan dengan Perpres 70/2012, tidak banyak kok penyesuaiannya.
Posted by Rahfan Mokoginta | 22 Maret 2013, 1:37 pmterima kasih atas bantuannya
Posted by efryza | 30 Maret 2013, 3:04 amTrimakasih banyak pak.. dokumennya sangat membantu
Posted by imamfauzi | 31 Maret 2013, 10:32 amApa sanksi buat pa/kpa dan pptk yg melanggar, perpres 70 th 2012, pasal 39 ayat 4 dan disiapa yg memberikan sanksi secara hukum dan bagaimana mekanismenya? Trims
Posted by nurudin | 31 Maret 2013, 12:05 pmapakah metode pengadaan langsung dapat digunakan dalam jasa sewa tempat/ruangan/dekorasi ?
Posted by ilham halik | 31 Maret 2013, 2:16 pm@ Nurudin
Pasal 39 ayat (4) adalah larangan bagi PA/KPA untuk menggunakan metode Pengadaan Langsung sebagai alasan memecah paket Pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari pelelangan.
Mengenai sanksi hukum, mengacu pada peraturan perundang-undangan yang terkait, karena Perpres tidak mengatur mengenai sanksi hukum.
@ Ilham Halik
Boleh, selama memenuhi ketentuan yang diatur pada Pasal 39.
@All
Terima kasih.
Posted by Rahfan Mokoginta | 2 April 2013, 11:51 am@ Kustan Lumolo
Masih dalam proses pembuatan Pak.
Posted by Rahfan Mokoginta | 8 April 2013, 1:57 pmmau tanya pak, untuk pengadaan/ belanja dibawah 50 juta bisa langsung dengan menggunakan kwitansi, lalu dalam hal apa pejabat pengadaan terlibat dalam proses belanja tersebut ?
Posted by andre | 8 April 2013, 7:27 pmhuwaaaaaa….aq jg pengen nanya itu…
trs di contoh dokumenx apa cuma berhenti sampek SPK…plis…mohon bantuanx dlm tempo sesingkat singkatx…hehe…ini lg dikejar kejar pihak keuangan (malah curcol…maap)
Posted by marta | 10 April 2013, 6:23 pm@ Andre & Marta
Berikut saya kutipkan Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab II Baian B;12;22) :
Proses Pengadaan Langsung langsung kepada Penyedia untuk pengadaan yang menggunakan bukti pembelian dan kuitansi, meliputi antara lain:
(1) Pejabat Pembuat Komitmen memerintahkan Pejabat Pengadaan untuk melakukan proses pengadaan langsung;
(2) Pejabat Pengadaan dapat memerintahkan seseorang untuk melakukan proses pengadaan langsung untuk barang/jasa lainnya yang harganya sudah pasti dan tidak bisa dinegosiasi sekurang-kurangnya meliputi:
(a) Memesan barang sesuai dengan kebutuhan atau mendatangi langsung ke penyedia barang;
(b) Melakukan transaksi;
(c) Menerima barang;
(d) Melakukan pembayaran;
(e) Menerima bukti pembelian atau kuitansi;
(f) Melaporkan kepada Pejabat Pengadaan;
(3) Pejabat Pengadaan meneliti dan mempertanggungjawabkan proses pengadaan langsung.
(4) Pejabat Pengadaan menyerahkan bukti pembelian atau kuitansi kepada PPK.
Posted by Rahfan Mokoginta | 11 April 2013, 11:51 amapakah boleh jika pengadaan di bawah 50 jt pake kuitansi aja…
Posted by marta | 11 April 2013, 12:55 pmwow…keren…sip sip…nice info Gan…sy pernah tanya ke LPSE masalah pembayaran pake kuitansi ini…qt pernah khawatir masalah SPJ yg tll simple …katax perlu dilampirkan harga pembanding jg untuk keperluan jika ada pemeriksaan nanti…
Posted by marta | 16 April 2013, 1:29 pm@ Marta
Untuk Barang/Konstruksi/Jasa Lainnya sampai dengan Rp. 50 juta dapat menggunakan Kuitansi sedangkan untuk Jasa Konsultansi sampai dengan Rp 50 juta memakai SPK (Pasal 55 ayat 3 dan 4)
Posted by Rahfan Mokoginta | 11 April 2013, 1:00 pmwahhhhh…makasih banyak banget ya…
Posted by marta | 15 April 2013, 9:01 amSPPBJ ditandangan oleh Pejabat Pengadaan atau PPK ? trims
Posted by mulyadi | 11 April 2013, 9:41 pm@ Mulyadi
SPPBJ diterbitkan dan ditandatangani oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) sebagaimana diatur pada Perpres Nomor 70/2012 Pasal 11 ayat (1) huruf b
Posted by Rahfan Mokoginta | 12 April 2013, 11:27 amSiang pak.. bisa minta dokumen dan format pelelangan umum nya gak pak?? apa ada yang bentuk exel kyk pengadaan langsung.. trima kasih pak.. klo ada email ke: panjulkhd@yahoo.com
Posted by wesly | 16 April 2013, 10:42 am@ Wesly
Mohon maaf, contoh format baru sebatas yang saya share di blog ini
Posted by Rahfan Mokoginta | 16 April 2013, 12:07 pmDanke Banyak
Posted by Denny | 22 April 2013, 11:56 ammakasih bang.., izin sedot..,
Posted by tri | 22 April 2013, 12:54 pm@ Denny & Tri
Terima kasih, silahkan di sedot Pak
Posted by Rahfan Mokoginta | 22 April 2013, 1:05 pmmaaf mas kok ga bs disedot contoh yang nomer 2 dan 3
Posted by ardian | 30 April 2013, 12:36 pmSattabi bang, orang batak kata pembukaannya demikian, saya mau coba menggunakan aplikasi dari abang, trims by M Br Srg
Posted by Mahadalena | 1 Mei 2013, 12:13 pm@ Ardian
Kirim saja email, nanti saya kirimkan format yang tidak bisa diunduh.
@ Mahadalena
Makasih
Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Mei 2013, 3:56 pmMas, mohon kirimkan aplikasi dan format pengadaan langsung ataupun penuntukan langsung,mohon diemailakn keemail sy . nusantikartika@yahoo. co.id. trims atas bantuan’y, smoga bermanfaat untuk sy. Amin
Posted by Mas, mohon kirimkan aplikasi dan format pengadaan langsung ataupun penuntukan langsung,mohon diemailakn keemail sy . nusantikartika@yahoo. co.id. trims atas bantuan'y, smoga bermanfaat untuk sy. Amin | 4 Mei 2013, 3:30 pm@ Nusanti Kartika
Untuk sementara contoh-contoh format baru sebatas yang saya publish di blog ini.
Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Mei 2013, 12:20 pmMohon izin mo down load pak, trims….sukses selalu
Posted by yonatan | 12 Mei 2013, 10:57 pm