Download

Berikut hanya merupakan contoh format. Jika menemui kesulitan dalam mengunduh, silahkan kirimkan email ke rahfan@pengadaan.org, saya akan mengirimkan file langsung ke email saudara. Contoh Format dibawah ini dapat disesuaikan lagi dengan kebutuhan di K/L/D/I masing-masing.

Format dibuat dalam bentuk excel dan word sehinggah sangat mudah untuk digunakan. Jika ada yang kurang sesuai, mohon tanggapan baliknya agar dapat diperbaiki kembali.

No. Contoh Format Unduh Melalui
4shared.com ziddu.com
1 Rencana Umum Pengadaan (RUP) (24/1/12) Unduh Unduh
2 Kerangka Acuan Kerja (KAK)/TOR (24/1/12) Unduh Unduh
3 SPK, Surat Pesanan (SP), dan Syarat Umum SPK (Pengadaan Langsung Barang) (2/2/12) Unduh Unduh
4 Survey Harga Sampai Dengan Penyusunan HPS dan Spesifikasi (15/2/12) Unduh Unduh
5 Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Pengadaan Barang (12/2/12) Unduh Unduh
6 Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Pekerjaan Konstruksi (12/2/12) Unduh Unduh
7 Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Pengadaan Jasa Konsultansi (12/2/12) Unduh Unduh
8 Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Pengadaan Jasa Lainnya (12/2/12) Unduh Unduh
9 Rencana Anggaran Dan Biaya (RAB) Pekerjaan Swakelola (12/2/12) Unduh Unduh
10 Nota Kesepakatan/MoU Pekerjaan Swakelola (3/3/12) Unduh Unduh
11 Kontrak Konstruksi: Cover, SPPBJ, Surat Perjanjian, SPMK, SSUK dan SSKK (13/3/12) Link
12 Pengkajian Ulang RUP: Undangan Rapat, Daftar Hadir, Berita Acara, Surat Usulan Perubahan RUP (26/3/12) Link
13 Pakta Integritas Bagi Panitia/Pokja ULP, Pejabat Pengadaan, PPK, dan PPHP  (28/3/12) Unduh Unduh
14 SPK Pengadaan Langsung Jasa Konsultansi: Cover, SPK, SPMK, dan Syarat Umum SPK (28/3/12) Link
15 Berita Acara Pemberian Penjelasan/Aanwijzing (6/4/12) Link
16 Pengadaan Langsung Konstruksi: Contoh Dokumen Pemilihan (word), Format Evaluasi (excel), dan Kontrak (Excel) (1/6/12) Link
17 Pengadaan Langsung Barang Dengan SPK: Contoh Dokumen Pemilihan (word), Format Evaluasi (excel), dan Kontrak/SPK (Excel) (1/8/12) Link

Silahkan diunduh dan bagikan kepada yang membutuhkan. Semoga bermanfaat

Diskusi

382 thoughts on “Download

  1. Theks… Sobat Atas batauanya Smoga berguna

    Posted by rahmat | 6 Februari 2012, 3:32 am
  2. Terima kasih juga Pak Rahmat atas apresiasinya. Mohon koreksi dan masukannya mengenai materi yang sudah diunduh. Jangan lupa dibagikan kepada teman-teman yang mebutuhkan. Terima kasih juga atas kunjungannya di blog saya

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Februari 2012, 11:57 am
  3. terima kasih sdh berbagi pak, sangat mencerahkan…..

    Posted by bayu | 10 Februari 2012, 10:58 am
  4. Terima kasih juga Pak Bayu dan mohon koreksinya jika ada hal-hal yang masih kurang.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Februari 2012, 11:25 am
  5. Terima kasih pak atas apresiasinya semoga saya dapat belajar mengenai perpres 54 tahun 2010 dimana masih sedikit sekali literatur mengenai pelaksanaan perpres 54 tahun 2010 ini…mohon izin download..

    Posted by Irin | 10 Februari 2012, 3:59 pm
  6. Silahkan diunduh, mari terus belajar dan terus berbagi

    Posted by Rahfan Mokogintar | 10 Februari 2012, 5:40 pm
  7. Terima kasih pa,,,,,,

    Posted by Agus Syarif | 10 Februari 2012, 9:51 pm
  8. Terimakasih pa……

    Posted by Agus Syarif | 10 Februari 2012, 9:51 pm
  9. Terima kasih juga pak Agus syarif :)

    Posted by Rahfan Mokogintar | 10 Februari 2012, 10:22 pm
  10. sekali lagi terima kasih pak atas ilmunya…… Pak Khalid, Pak Heldi, Pak Agus Kuncoro, Pak Burhan, dll serta Anda adalah orang2 yg mau berbagi untuk dunia pengadaan yg kita cintai…. teruslah berbagi pak….. ilmu dari Bapak juga akan saya bagi ke teman2 yg membutuhkan…….

    Posted by bayu | 13 Februari 2012, 3:22 pm
  11. Terima kasih juga Pak Bayu atas apresiasinya, mari kita sama-sama belajar dan berbagi

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Februari 2012, 9:42 pm
  12. TERIMA KASIH INFONYA.

    MAS BGM BENTUK SURAT PENETAPAN PEMENANG PADA PENGADAAN KONSULTANSI.. APAKAH DI TUJUKAN KE PPK

    Posted by NEWBIEE BGT | 13 Februari 2012, 10:03 pm
  13. Surat Penetapan Pemenang pada dasarnya dibuat sebagai dasar Pengumuman Pememang. Yang ditujukan ke PPK adalah Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) sebagai dasar PPK untuk menerbitkan SPPJK (Surat Penunjukan Penyedia Jasa Konsultansi). Untuk Formatnya saat ini belum selesai saya buat. Masih dalam tahap pembenahan. Rencananya akan saya share format evaluasi.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Februari 2012, 10:23 pm
  14. Thanks ya..

    Posted by RHAMON TANDUNGAN | 14 Februari 2012, 12:46 am
  15. waaaaaahhh mantap. kalau boleh sekalian format dari berita aacara sampai ke penadatanganan kontaraknya, maklum saya pemula pak.

    Hatur buhun

    Posted by wawan | 14 Februari 2012, 1:29 pm
  16. Maaf Pak Hendri, semalam saya pindahkan filenya ke 4share.com dari ziddu.com karena beberapa teman tidak bisa download di ziddu katanya.
    Sekarang Insya Allah sudah bisa, filenya sudah ditata ulang :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 14 Februari 2012, 5:02 pm
  17. Terima Kasih Pak. :)

    Posted by M.Burlian | 14 Februari 2012, 9:28 pm
  18. Numpang download Pak Rahfan, terima kasih :)

    Posted by iyal | 14 Februari 2012, 11:47 pm
  19. pak ada ngga format lampiran evaluasi seleksi sederhana untuk jasa konsultansi menggunakan evaluasi pagu anggaran dan evaluasi biaya terendah, tolong infonya pak…

    Posted by denni | 15 Februari 2012, 1:20 pm
  20. Terimakasih banyak pak, Rahfan. Amat membantu dalam penyusunan HPS melalui Excel yang bapak sediakan. Sekali lagi, terimakasih.

    Posted by Iwan Novirion | 15 Februari 2012, 3:18 pm
  21. @Denni
    Untuk format evaluasi sementara dalam proses pembenahan. Insya Allah kalau sudah selesai akan saya share ke teman-teman di blog ini

    @Iwan :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 Februari 2012, 7:11 pm
  22. trims Pak Rahfan atas bantuan datanya smoga diberkati yang Maha Kuasa

    Posted by Melkias SDP | 17 Februari 2012, 1:03 pm
  23. Sangat bermanfaat, terima kasih untuk pencerahan.

    Posted by Tagam Setiawan | 18 Februari 2012, 12:29 pm
  24. pak..UPT saya akan melakukan pengadaan kendaraan roda 2 mll penunjukan langsung…bisa minta tolong untuk format undangan nya dan standar bidding documen unt penunjukan langsung kendaraan roda dua,,,,lalu apakah harus saya umumkan d web atau langsung mengirim undangan unt mean dealer yg telah ditunjuk??mohon infonya bapak…trima kasih….

    Posted by radika dwi ajeng | 18 Februari 2012, 1:57 pm
  25. @Tagam
    Makasih juga :)

    @Radika Dwi Ajeng
    SBD-nya sudah saya kirim by email

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Februari 2012, 4:26 pm
  26. trima kasih bapak….dokumen nya sudah saya buka..
    mohon kesediaan bapak untuk membalas pertanyaan yg saya sampaikan by email…
    atas infonya…trima kasih

    Posted by radika dwi ajeng | 18 Februari 2012, 9:19 pm
  27. @Radika Dwi Ajeng
    Konsultasi selanjutnya by email.
    Sukses selalu buat Ibu

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Februari 2012, 9:24 pm
  28. Terima kasih pak Raf’an format-format yang disediakan sangat membantu proses PBJ kami.

    Posted by Fajar Widodo | 23 Februari 2012, 9:42 am
  29. Terima kasih pak Rahfan Mokoginta format-format yang disediakan sangat membantu proses PBJ kami

    Posted by Fajar Widodo | 23 Februari 2012, 9:43 am
  30. Teriama kasih dan sangat bermanfaat. Semoga Pa Rafan sekeluarga selalu diberi kesehatan dan kesejahteraan. Amiiin.

    Posted by Kang Encep | 23 Februari 2012, 11:05 am
  31. Ass…………salam kenal pak Moko, Terimakasih pak atas format downloadnya, tapi kalau ingin melihat standard biaya untuk membuat HPS Konsultan Perencana/ Pengawas, dimana adanya ya pak????trims…..

    Posted by Thamrin Harahap | 24 Februari 2012, 12:31 am
  32. @Thamrin, salam kenal juga Pak, coba bapak kunjungi link dibawah ini:

    http://inaproc.lkpp.go.id/inaproc/pengumuman

    Posted by Rahfan Mokoginta | 24 Februari 2012, 12:53 pm
  33. ijin download pak dan semoga menjadi amal jariah bagi bapak

    Posted by sulaiman | 24 Februari 2012, 5:30 pm
  34. @Sulaiman, Amin…. :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 24 Februari 2012, 6:25 pm
  35. Info yang sangat berharga dan akan menambah wawasan kita trims

    Posted by Rahmat harun | 25 Februari 2012, 12:38 am
  36. sangat membantu…terimakasih

    Posted by Mas Agus | 27 Februari 2012, 10:54 am
  37. bisa bantu tentang tata cara pengadaan langsung untuk barang dengan nilai pengadaan sampai dengan 10 juta rupiah, apa saja dokumen yang diperlukan dan kalau boleh saya minta format nya dan tata cara penyusunan HPS untuk barang itu sendiri

    Posted by hendry | 29 Februari 2012, 9:58 pm
  38. @Rahmat, @ Mas Agus, terima kasih juga telah mampir :)

    @Hendry, Pengadaan Langsung Barang s/d Rp. 10 Juta cukup dengan Kwitansi (Pasal 55 ayat (3) Perpres 54/2010). Mengenai tata cara penyusunan HPS silahkan unduh file di atas (nomor 4). Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 1 Maret 2012, 11:21 pm
  39. Pa Rahfan formatnya sangat membantu.. mohon ijin download, terima kasih semoga bermanfaat bagi semua

    Posted by Johari | 2 Maret 2012, 9:24 am
  40. bisa bantu tentang tata cara pengadaan langsung untuk barang dengan nilai pengadaan sampai dengan 100 juta rupiah, apa saja dokumen yang diperlukan dan kalau boleh saya minta format nya dan tata cara nya pak. langkah2 nya dari undangan sampai serah terima barang atau pekerjaan.

    Posted by nuri | 2 Maret 2012, 4:41 pm
  41. maksud saya untuk versi perpres 54 karena katanya berbeda….. buat sendiri sy kurang pd, takut nya ada yg tidak tercantum dan tidak terstandar. mohon info nya mas Rahfan

    Posted by nuri | 2 Maret 2012, 4:46 pm
  42. @Nuri, silahkan unduh file nomor 3 dan 4 di atas. File Nomor 4 digunakan untuk survey harga sampai dengan penyusunan HPS dan Spesifikasi, sedangkan file nomor 3 adalah contofh format Surat Perintah Kerja (SPK), Surat Pesanan (SP) / PO, dan Syarat Umum SPK. Semuanya adalah tugas dan kewenangan PPK. Untuk Evaluasi dan Serat Terima Barang belum selesai formatnya. Insya Allah jika sudah selesai akan saya publish melalui blog.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Maret 2012, 4:50 pm
  43. terima kasih atas bantuannya mas..
    tp kl bleh saya mw liat contoh dokumen lelang sederhana yang sudah jadi untuk jasa konstruksi bangunan tertentu..
    hehehe

    Posted by dani | 2 Maret 2012, 6:14 pm
  44. Terima kasih banyak Bung, sangat-sangat membantu untuk PBJ di tempat kami. Sukses selalu

    Posted by Dewa Putradi | 2 Maret 2012, 8:55 pm
  45. @Dani, kan sudah ada SBD-nya LKPP :)

    @ I Dewa N.A. Putradi, so lama nda bakudapa kang, hehehe…. Semoga bermanfaat dan Sukses Selalu buat Bung Dewa

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Maret 2012, 9:40 pm
  46. izin download….terima kasih

    Posted by indra | 5 Maret 2012, 8:31 am
  47. bagaimana cara pemberkasan dokumen kegiatan olahraga yang di EO – kan ?

    Posted by rubby | 6 Maret 2012, 4:43 pm
  48. terima kasih atas ilmu dan pengetahuan nya.

    Posted by puakanambas | 7 Maret 2012, 11:11 am
  49. maksih mas.blog yang sangat membantu.

    Posted by zaki | 7 Maret 2012, 12:36 pm
  50. hanya sedikit org yg memepunyai kepedulian utk berbagi ilmu seperti bapak terimakasih bnyk yang maha kuasa yg akan membalas dengan berlimpah berkat kepada Bapak.

    Posted by boy (@boy_batman) | 12 Maret 2012, 1:33 pm
  51. @Boy, Amin :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 12 Maret 2012, 6:57 pm
  52. bisa minta contoh berita acara aanwidzing eproc? trus sy punya masalah.harga barang untuk pengadaan pakan itemnya banyak.kr kemarin terburu – buru waktu maka langsung diumumkan dokumen.tpi ternyata harga pakannya harganya di HPS terlalu rendah.sy takutkan terjadi kenaikan harga kr pengadaannya per triwulan. ga langsung sekaligus. apakah sy lakukan addendum untuk mengurangi kuantitas?
    apakah dokumen yang sudah di umumkan boleh di batalkan ?

    Posted by ihsan said | 13 Maret 2012, 9:32 am
  53. @Rubby
    Dalam kontrak antara PPK dan Penyedia (EO) tentu sudah diatur dokumen/laporan apa saja yang harus diserahkan oleh Penyedia.

    @Ihsan Said,
    1. Berita Acara untuk lelang e-proc kurang lebih sama dengan yang manual, hanya saja redaksinya tentu disesuaikan karena lokasi pelaksanaan aanwizjingnya melalui elektronik. Silahkan kunjungi website lpse-lpse untk melihat Berita Acara Aanwizjing yang sudah jadi (coba di: http://lpse.depkes.go.id).
    2. Jika belum pada tahap pemasukan dokumen, dapat lakukan adendum dokumen pengadaan, jadi tidak usah dibatalkan. Silahkan diubah kembali HPS-nya tetapi harus melalui persetujuan PPK. Harus diingat bahwa perubahan HPS dan Spesifikasi Teknis harus melalui persetujuan PPK.
    3. Jika kontrak telah ditanda-tangani maka Penyedia harus melakukan pekerjaan sesuai yang tercantum dalam kontrak.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Maret 2012, 6:57 pm
  54. maksih atas formatnya bpak, trus gmana ttg pengadaan kendaraan bermotor roda dua dibawah 100juta, spt diketahui bahwa skrg pengadaan kendaraan roda 2 sdh dpt dilaksanakan melalui mekanisme penunjukkan langsung(krn harga GSOnya sudh trdpt di e-catalogny LKPP), bagaimana bentuk SBD utk pengadaan ini yg melalui mekanisme Penunjukan langsung..??..

    terima kasih

    Posted by herson | 13 Maret 2012, 9:39 pm
  55. @Herson
    Jika sudah ada harga GSO-nya di Inaproc, lakukan Penunjukan Langsung. Untuk dokumennya silahkan diunduh melalui link berikut :

    http://www.lkpp.go.id/v2/contentlist-detail.php?mid=0029564157&id=9775763951

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Maret 2012, 9:49 pm
  56. Makasih Pak, sangat membantu saya…Trims

    Posted by gede panca | 16 Maret 2012, 6:16 am
  57. Trima Kasih Pak…mohon izin mengunduh

    Posted by Taufiq Hidayat | 17 Maret 2012, 2:06 am
  58. pak mohon bantuan nya untuk pengadaan langsung jasa konsultansi, mohon tahapan pengadaan nya nya mulai dari BA. Pengadaan langsung sampai dengan BA. penetapan pemenang nya. terimakasih pak atas bantuan nya.

    Posted by rendi saputra | 17 Maret 2012, 3:57 pm
  59. Terima kasih Pa Rahfan saya sudah mendownload file2 nya dan sangat membantu saya.

    Posted by Evans Bambuta | 19 Maret 2012, 1:05 pm
  60. terima kasih pak … sangat mencerahkan. semonga selalu berkah

    Posted by priyo | 21 Maret 2012, 2:00 pm
  61. terima kasih sekali pak…. salam hormat kami

    Posted by budi | 24 Maret 2012, 3:38 pm
  62. bro,gue dah coba download, trus di 4 share dah tertulis berhasil, tp kok nga masuk ke lap top gue yach?>>mohon petunjuk bro…..tks sblmnya

    Posted by bagi | 25 Maret 2012, 3:56 pm
  63. Terima kasih sudah mampir, bagi yang kesulitan mengunduh silahkan kirimkan email ke saya. Insya Allah akan saya kirimkan formatnya lewat email.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 27 Maret 2012, 8:05 pm
  64. pak rahfan kalau berkenan tolong di share file SPK, Surat Pesanan (SP), dan Syarat Umum SPK (Pengadaan Langsung Barang) karena saya download di 4shared linknya tidak berlaku lagi pak

    Posted by yunianto utomo | 27 Maret 2012, 10:46 pm
  65. @Yunianto, filenya sudah saya kirim by email, thx )

    Posted by Rahfan Mokoginta | 28 Maret 2012, 6:51 pm
  66. tolong dokumen jadi 1 paket pengadaan langsung

    Posted by chuppank | 29 Maret 2012, 9:59 pm
  67. terima kasih pak RAHFAN atas kemurahan hati mmbagikan smua ini..hanya Yang Maha Kuasa dpt mmbalasnya & smoga Bapak sllu dalam lindungan-Nya…Amien…

    Posted by Ham Yusuf | 31 Maret 2012, 2:03 pm
  68. ijin download sbd pengadaan langsung dan pakta integritas nya pak….penunjukan langsung yg saya laksanakan sudah selesai dan sukses pak…trima kasih atas info dan sharing nya…..

    Posted by radika | 3 April 2012, 1:39 pm
  69. @Chupank, Pengadaan Langsung apa Pak?

    @Ham Yusuf, Amien :)

    @Haeruman, Monngo mas, undangan sama BAHPL belum di upload.

    @Radika, Sukses selalu :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 3 April 2012, 7:24 pm
  70. thanks bro…

    Posted by kasmir | 17 April 2012, 12:01 pm
  71. Trims pak……sgt membantu.

    Posted by arifin | 18 April 2012, 9:15 pm
  72. bisakah saya di kasih contoh hps untuk pengadaan jasa konsultan perseorangan dengan nilai kuramg dari 10 jt… thank’s sebelumnya

    Posted by ikhsan | 22 April 2012, 8:25 pm
  73. tks atas sajiannya, mohon ijin donlot

    Posted by arief | 26 April 2012, 2:40 pm
  74. Mas, bagi format pengadaan barring di bawah 100jt, baru pertama kale ni mas jade pptk

    Posted by Joe | 28 April 2012, 9:12 am
  75. Asslamu’alaikum wr wb. Salam hangat dan berkah selalu. terimakasih atas bantuan ilmu-info yang sangat bermanfaat ini. minta ijin share mas di blog saya, semoga menjadi kebaikan. amiin.

    Posted by ikhsan firdaus | 28 April 2012, 11:25 am
  76. assalamu alaikum wr wb. numpang sharing pak, format untuk pengadaan mobil damkar yg lebih tepat yang mana mas, soale baru pertama kali saya jadi panitia mas, mohon sarannya mas

    Posted by jhoni gumansi | 3 Mei 2012, 11:28 am
  77. Bismillah, mas fan saya minta tolong apa sja yang dlakukan oleh pejabat pengadaan kebetulan kita ada keg pengadaan laptop sama moubeler saya juga belum paham sama HPS dan proses penunjukan langsung…..

    Posted by Faisal Kaliky | 3 Mei 2012, 12:55 pm
  78. numpang uduh ya mas

    Posted by jhoni gumansi | 3 Mei 2012, 1:23 pm
  79. Pak, mohon minta format BAHP untuk pengerjaan konstruksi, terima kasih pak

    Posted by Nandsyah | 7 Mei 2012, 11:07 am
  80. Ma kasih Pak Rafran atas File ziddunya, saya baru satu bulan mendapatkan sertifikasi PBJ juga belum bisa membuat dokumen2 PBJ setelah didownload alhamdulillah banyak ilmu PBJ yang saya Dapatkan.sekali lagi ma kasih pak Rafran Mokoginta

    Posted by abdul khalik arfani | 9 Mei 2012, 12:33 pm
  81. maksud saya Rahfan Mokoginta, maaf Pak

    Posted by abdul khalik arfani | 9 Mei 2012, 12:34 pm
  82. Terima kasih banyak,Mas…..ini sangat2 membantu temen yang ada di SKPD

    Posted by Oteng Suriawan | 11 Mei 2012, 12:09 am
  83. Makasih,mas…sangat membantu…
    klo ada contoh format penilaian evaluasi teknis mohon dishare,mas…

    Posted by ortapegntt | 11 Mei 2012, 9:52 am
  84. selamat Kang Rahfan , smg semangat dan sukses selalu…

    Posted by budy | 12 Mei 2012, 7:40 am
  85. Makasih Pak, atas format yg disediakan, klo bisa disediakan format evalusi untuk penunjukan langsung non darurat

    Posted by shafwan | 15 Mei 2012, 2:39 pm
  86. Terima Ksh Atas filenya… mhn info nya lebih lanjut…mhon format berita acara PCM (Pre Contract Meeting)….

    Posted by arwana_trapela@yahoo.com | 19 Mei 2012, 1:05 pm
  87. GBU smoga pak rahfan selalu dilindungi Tuhan YME ats kebaikannya menyediakan link untuk qt download.sy PPBJ di NTB.Kebetulan istri jg berasal dari bolaang mongondow tepatnya di Bongkudai

    Posted by yudi | 25 Mei 2012, 10:15 am
  88. Bisa berikan sy contoh dokumen penunjukan lgs untuk sewa hotel (akomodasi dll). Apa saja yang diperlukan dalam dok tersebut.Trims

    Posted by yudi | 25 Mei 2012, 10:44 am
  89. pak rahfan kalau berkenan tolong di share format file Survey Harga Sampai Dengan Penyusunan HPS dan Spesifikasi karena saya download di 4shared linknya tidak berlaku lagi pak dan saya kesulitan..terimakasih

    Posted by Frinds ferdin | 25 Mei 2012, 4:45 pm
  90. terima kasih banyak pak, sangat bermanfaat.

    Posted by sutami | 28 Mei 2012, 2:00 pm
  91. Izin donlot Pak. Terima Kasih, file-nya sangat membantu kami.

    Posted by Wanda | 30 Mei 2012, 10:11 am
  92. Terima kasih Pak, filenya keren dan sangat membantu

    Posted by DennySrinardi | 30 Mei 2012, 1:15 pm
  93. Rekan-rekan pengunjung blog, mohon maaf jika beberapa permintaan yang dikirimkan ke saya baik melalui komentar di blog maupun e-mail, belum semua dapat saya layani. Setelah agak lama tidak mengunggah contoh format, kali ini saya mengunggah contoh dokumen dan format dalam pengadaan langsung pekerjaan konstruksi, yaitu: dokumen pemilihan, template format evaluasi, dan template kontrak.
    Semoga bermanfaat buat insan-insan pengadaan di republik tercinta ini.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Juni 2012, 12:14 am
  94. Terima Kasih Pak Atas Bantuannya,Untuk Format Evaluasi Pengadaan Langsung Jasa Konsultan Sama dgn format PL Konstruksi apa tidak Pak Rahfan,??

    Posted by Hadi Rusmansyah | 6 Juni 2012, 8:12 am
  95. @Hadi Rusmansyah
    Formatnya pasti berbeda terutama pada evaluasi teknis penawaran, karena metode evaluasinya juga berbeda (baca Pasal 48 dan 49 Perpres 54/2010).

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Juni 2012, 7:17 pm
  96. TERIMA KASIH PAK… atas formatnya….

    Posted by deden | 8 Juni 2012, 10:34 am
  97. Pak, kalo untuk pengawasan bentuk spknya seperti apa????

    Posted by deden | 8 Juni 2012, 10:51 am
  98. makasih infonya, numpang sedot pak ya… salam dari kalimantan selatan

    Posted by dhani | 8 Juni 2012, 8:46 pm
  99. terimakasih, file-file Anda sangat membantu

    Posted by husairi thaha | 9 Juni 2012, 2:27 pm
  100. @Deden
    SPK Konsultan Pengawasan sama dengan Konsultan Perencanaan, namanya juga sama-sama Jasa Konsultansi Pak.

    @Dhani
    Silahkan Pak, salam kenal juga :)

    @Husairi
    Terima kasih :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Juni 2012, 11:55 am
  101. aslm..pak…kami akan mengadakan pengadaan kendaraan roda 2..pagu dana 17 juta…apakah pakai SPK atau pengadaan langsung???

    Posted by yalbaku jevino | 15 Juni 2012, 3:43 pm
  102. @Jevino
    Wass.Wr.Wb.
    Dapat menggunakan metode Pengadaan Langsung (Pasal 39 Perpres 54/2010) dengan SPK (Pasal 55 ayat (4) Perpres 54/2010), atau dengan Penunjukan Langsung jika memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 38 ayat (5) huruf e.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 Juni 2012, 4:29 pm
  103. Terima kasih bang, sangat membantu dan bermanfaat sekali ilmu yang abang share di sini.
    Bang, sekalian minta tolong adakah format evaluasi pengadaan langsung untuk barang.

    Posted by Kurniadi | 19 Juni 2012, 6:25 pm
  104. @Kurniadi
    Untuk saat ini contoh2 format baru sebatas yang saya publish di blog ini. Namun untuk Evaluasi Pengadaan Langsung Barang dapat meng-adopt Format Evaluasi Pengadaan Langsung Pekerjaan Konstruksi. Prinsipnya kurang lebih sama, tinggal disesuaikan lagi.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 19 Juni 2012, 7:34 pm
  105. trims saya telah terbantu, semoga bertambah sukses

    Posted by manto | 23 Juni 2012, 9:03 am
  106. Terima kasih pak sangat membantu
    kalau untuk isi dok (dalam satu bendel SPK apa saja ya. TRims sebelumnya

    Posted by ikbal | 25 Juni 2012, 12:33 pm
  107. @Manto
    Terima kasih

    @Ikbal
    Apakah yang dimaksud adalah dokumen kontrak? Jika ya, maka urutan hirarki dokumen kontrak terdiri dari :
    1) adendum Surat Perjanjian;
    2) pokok perjanjian;
    3) surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga;
    4) syarat-syarat khusus Kontrak;
    5) syarat-syarat umum Kontrak;
    6) spesifikasi khusus;
    7) spesifikasi umum;
    8) gambar-gambar; dan
    9) dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 25 Juni 2012, 11:23 pm
  108. pak..ada contoh format evaluasi untuk pelelangan umum ga? trimakasih atas bantuannya.

    Posted by andriyanto | 26 Juni 2012, 3:10 pm
  109. @Andriyanto
    Mohon maaf Pak untuk sementara contoh format baru sebatas yang ada di blog ini.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 26 Juni 2012, 9:27 pm
  110. mlm pak…Surat Perintah Kerja (SPK) pada pengadaan langsung apa bisa dijadikan tanda bukti perjanjian (kontrak) ataukah perlu dibuat lagi Kontrak (surat perjanjian)?mohon pencerahannya…makasih

    Posted by ortapegntt | 26 Juni 2012, 10:23 pm
  111. Pak numpang tanya apa SBD untuk pengadaan kendaraan pemerintah dgn penunjukan langsung sama dengan SBD pengadaaan barang penunjukan langsung non darurat? apa boleh dgn pascakualifikasi? Tolong dikirim ke email saya SBD-nya ya pak. Makasih sebelumnya….

    Posted by Riansyah | 27 Juni 2012, 12:08 am
  112. @Ortapegntt
    SPK Merupakan salah satu tanda bukti perjanjian (Pasal 55 ayat (1) Perpres 54/2010). Kalau sudah ada SPK tidak perlu lagi dibuat Surat Perjanjian.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 27 Juni 2012, 7:26 am
  113. Pak, kalo ada format pengadaan langsung untuk jasa konsultansi, tolong kirim via email dong pak ke tien.asmawaty@gmail.com atau bagi rekan2 yang telah memiliki format pengadaan langsung konsultansi mohon bantuannya. makasih sebelumnya

    Posted by asmwaty | 27 Juni 2012, 8:13 am
  114. Pak Kalo ada yang untuk penunjukan langsung mohon kirim ke email saya, realafiks@gmail.com
    terutama untuk dokumen Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung
    terima kasih…

    Posted by Ahmad Annafi'i | 28 Juni 2012, 11:46 am
  115. Pak boleh minta format kontrak penunjukan langsung untuk pengadaan mobil terima kasih sebelum mohon kira mengirim ke email saya ady.handoyo@yahoo.co.id

    Posted by handoyo | 29 Juni 2012, 12:00 am
  116. Terimakasih atas share filenya ….

    Posted by helmi | 29 Juni 2012, 4:57 pm
  117. terima kasih TUHAN memberkati

    Posted by benny | 2 Juli 2012, 5:54 pm
  118. Yth. Rekan-rekan pengunjung blog, terima kasih atas apresiasianya dan mohon maaf jika permintaan contoh format belum bisa saya layani. Untuk sementara, contoh format dalam proses Pengadaan Barang/Jasa baru sebatas yang saya publish di blog ini.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 3 Juli 2012, 10:23 am
  119. terima kasih sharing filenya Pak Rahmat

    Posted by Iqbal | 4 Juli 2012, 9:40 am
  120. thank pak. smoga selalu sukses…..

    Posted by ale st | 9 Juli 2012, 4:24 pm
  121. selamat siang pak…ada banyak pertanyaan dari saya,mohon info nya
    1. saya mau pengadaan laptop dan printer nilai HPS dibawah 100 juta…metode yg digunakan apakh pengadaan langsung unt yg menggunakan SPK??kalo barangnya tidak komplek apakah kita perlu minta SITU SIUP NPWP (Dokumen kualifikasi dari penyedia)???soalnya kalo saya baca SBD metode pengadaan langsung unt yg menggunakan SPK, tidak ada syarat minta situ,siup,tdp maupun npwp dr penyedia..apa persepsi saya salah y??
    2. bagaimana dengan pengadaan jasa kebersihan, hps dibawah 100 jt..yang digunakan pengadaan jasa lainnya pascakualifikasi y pak????

    mohon info nya…trima kasih..

    Posted by radika | 17 Juli 2012, 11:16 am
  122. @Radika
    Selamat Pagi (maaf baru dibalas pagi ini) :)

    1. Pengadaan Barang dengan nilai sampai dengan Rp. 100 Juta yang tidak kompleks maka dapat menggunakan Pengadaan Langsung jika memenuhi ketentuan Pasal 39 ayat (1). Tanda bukti perjanjian yang digunakan disesuaikan dengan besaran nilai paket pekerjaan sebagaimana diatur dalam Perpres 54/2010 Pasal 55. Jadi untuk pengadaan laptop dengan nilai < Rp. 100 Juta dapat menggunakan metode Pengadaan Langsung dengan SPK.
    Pengadaan langsung pada prinsipnya menggunakan prakualifikasi, dimana Pejabat Pengadaan sudah menentukan (pre-knowledge) calon penyedia yang akan ditugaskan. Namun proses prakualifikasinya lebih sederhana dibandingkan metoda prakualifikasi pada pemilihan penyedia barang/jasa untuk pekerjaan komplek dan/atau pemilihan jasa konsultansi badan usaha. Calon penyedia tidak diwajibkan mengisi form isian kualifikasi. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca artikel tentang Pengadaan Langsung yang telah saya muat di http://rahfanmokoginta.wordpress.com/2012/06/20/pengadaan-langsung/

    2. Pengadaan Jasa Kebersihan dengan nila <= Rp 100 jt termasuk Jasa Lainnya dan ketentuannya seperti pada point 1 diatas.

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Juli 2012, 11:41 am
  123. trima kasih atas informasinya bapak…sangat membantu saya dalam proses pengadaan yg berjalan…

    Posted by radika | 18 Juli 2012, 2:52 pm
  124. @Radika
    Terima kasih juga dan sukses selalu.
    Info: contoh dokumen pengadaan, format evaluasi, dan SPK untuk Pengadaan Langsung Barang akan segera di-publish dalam waktu dekat.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Juli 2012, 11:38 pm
  125. Pak boleh minta format kontrak jadi penunjukan langsung untuk pengadaan program aplikasi sistem seperti ( SIMPEDA,siak,dll) beserta contoh uraian pekerjaan nya (dibawah 100jt )terima kasih sebelum mohon kira mengirim ke email saya andrian474@yahoo.com

    Posted by andrian | 19 Juli 2012, 12:46 am
    • pertanyaan saya hampir sama dgn saudara andrian ttg pengadaan program aplikasi sistem seperti ( SIMPEDA,siak,dll) diatas 100jt (tepatnya 246jt)..cuma yg sy tanyakan metode apa yg di pake apa seleksi sedrhana ato umum, dan berupa SPK ato surat perjanjian (kontrak)…mohon bantuannya pak rahfan..trims

      Posted by irianto | 23 Juli 2012, 9:22 pm
  126. Pak mohon pencerahan… dalam kontrak (selain point2 dalam format kontrak konstruksi) kira2 apa aja yang harus dilampirkan? sesuai perpres 54. thanks.

    Posted by pauner | 19 Juli 2012, 11:39 am
  127. pak apa saya boleh minta format kontrak jadi untuk pelelangan umum pascakualifikasi pekerjaan kontruksi…. email saya. alezt_82@yahoo.com. dari Charles Dinas Kesehatan Kabupaten Landak Prop Kalbar. GBU.

    Posted by charles | 19 Juli 2012, 3:09 pm
  128. @Andrian
    Format kontrak yang saudara mintakan kebetulan belum pernah saya lakukan jadi belum ada format jadinya. Untuk format kontrak bisa dilihat di Standar Dokumen Pengadaan (SDB/SBD) berdasarkan Perka LKPP Nomor 2 Tahun 2011 yang dapat diunduh melalui link berikut : http://www.lkpp.go.id/v2/contentlist-detail.php?mid=0029564157&id=9775763951

    @Pauner
    Sesuai Perpres 54/2010 Lampiran III; C; 1; e :
    “Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian, dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain, maka berlaku urutan sebagai berikut:
    1) adendum Surat Perjanjian;
    2) pokok perjanjian;
    3) surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga;
    4) syarat-syarat khusus Kontrak;
    5) syarat-syarat umum Kontrak;
    6) spesifikasi khusus;
    7) spesifikasi umum;
    8) gambar-gambar; dan
    9) dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.”

    Saran saya dalam dokumen kontrak sebaiknya dimasukkan dokumen lainnya sebagai berikut:
    1) SK-SK (Panitia/Pokja ULP/Pejabat Pengadaan, PPK, dan PPTK pada kegiatan yang bersangkutan jika ada PPTK-nya);
    2) Proses Pemilihan penyedia oleh Pokja ULP/Panitia/PP (mulai dari pengumuman pelelangan sampai dengan pengumuman pemenang dan sanggahan/sanggahan banding beserta jawabannya jika ada sanggahan/sanggahan banding);
    3) Pakta Integritas Pokja ULP/Panitia/PP dan PPK;
    4) Berita Acara Rapat Pengkajian Ulang RUP;
    5) Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Pelelangan;
    6) Jadwal Pelelangan; dll
    Hal ini akan mempermudah saat pemeriksaan nanti karena semua dokumen menyangkut pengadaan telah ada dalam dokumen kontrak.

    @Charles
    Akan saya kirimkan :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 22 Juli 2012, 1:37 am
  129. pertanyaan saya hampir sama dgn saudara andrian ttg pengadaan program aplikasi sistem seperti ( SIMPEDA,siak,dll) diatas 100jt (tepatnya 246jt)..cuma yg sy tanyakan metode apa yg di pake apa seleksi sedrhana ato umum, dan berupa SPK ato surat perjanjian (kontrak)…mohon bantuannya pak rahfan..trims

    Posted by irianto | 23 Juli 2012, 9:25 pm
  130. @Irianto
    Sebelum saya menjawab pertanyaan saudara, saya jelaskan dulu mengenai Pengadaan Program Aplikasi Sistem apakah termasuk dalam jenis Pengadaan Barang atau Jasa Konsultansi. Hal ini sangat penting untuk diketahui karena akan berpengaruh pada proses pengadaannya.
    Jika Pengadaan Program Aplikasi yang sudah jadi maka termasuk dalam Pengadaan Barang (seperti membeli sesuatu yang sudah ada di pasaran), sedangkan jika Program Aplikasinya belum ada dan kita menginginkan ada pihak yang akan membuat Program Aplikasi tersebut maka ini termasuk Jasa Konsultansi (yang kita butuhkan tenaga profesional yang ahli dalam membuat program tersebut).

    Dalam Perpres 54/2010 dinyatakan bahwa Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi pada prinsipnya dilakukan melalui Metode Seleksi Umum (Pasal 42 ayat 1). Namun berdasarkan sifat pekerjaan dan batasan nilainya, metode pengadaan jasa konsultansi dapat dibagi sebagai berikut :
    1. Pengadaan Langsung : merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I dan bernilai paling tinggi Rp. 50 Juta (Pasal 45 ayat 1);
    2. Seleksi Sederhana : bersifat sederhana dan bernilai paling tinggi Rp. 200 juta (Pasal 43 ayat 2); dan

    Untuk pengadaan Jasa Konsultansi dengan nilai Rp. 246 Juta (> Rp. 200Juta) maka metode pengadaan yang paling tepat adalah Seleksi Umum.

    Mengenai tanda bukti perjanjian yang digunakan adalah sebagai berikut (Pasal 55) :
    1. Bukti Pembelian digunakan untuk PENGADAAN BARANG sampai dengan Rp 5 Juta;.
    2. Kuitansi digunakan untuk PENGADAAN BARANG/JASA sampai dengan Rp. 10 Juta;
    3. Surat Perintah Kerja (SPK) digunakan untuk PENGADAAN BARANG/PEKERJAAN KONSTRUKSI/JASA LAINNYA untuk nilai sampai dengan Rp. 100 Juta dan untuk JASA KONSULTANSI sampai dengan nilai Rp. 50 Juta; dan
    4. Surat Perjanjian digunakan untuk untuk Pengadaan PENGADAAN BARANG/PEKERJAAN KONSTRUKSI/JASA LAINNYA dengan nilai diatas Rp. 100 Juta dan untuk JASA KONSULTANSI dengan nilai diatas Rp. 50 Juta.

    Dengan demikian, Pengadan Jasa Konsultansi dengan nilai Rp. 246 Juta menggunakan metode pengadaan SELEKSI UMUM dengan SURAT PERJANJIAN.

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 23 Juli 2012, 11:31 pm
  131. Termasuk jasa konsultasi,pak..karena program aplikasinya belum ada…

    bisa bapak uraikan secara rinci urutan proses pelelangan utk metode seleksi umum dan penulisan surat perjanjian (kontrak),trims atas bantuannya pak.

    Posted by irianto | 24 Juli 2012, 12:04 am
  132. @Irianto
    Mengenai uraian prose seleksi umum dapat dilihat di Perpres 54/2010 Lampiran IVA Bagian B; 1-3 (untuk Jasa Konsultansi Badan Usaha) dan Lampiran IVB Bagian B; 1 (untuk Jasa Konsultansi Perorangan).
    Untuk format Surat Perjanjian silahkan merujuk pada Standar Dokumen Pengadaan (SDP) dari LKPP (Peraturan Kepala LKPP Nomor 2 Tahun 2011). Dalam SDP tersebut sudah ada contoh format Surat Perjanjian.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 24 Juli 2012, 12:32 am
  133. nuhun pisan

    Posted by yawan | 1 Agustus 2012, 11:12 pm
  134. pak kalau contoh format pelelangan umum ada ga

    Posted by eduard | 6 Agustus 2012, 4:14 pm
  135. @Eduard
    Untuk sementara baru sebatas yang saya share di blog. Insya Allah kedepan akan saya share. Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Agustus 2012, 8:23 pm
  136. sangat bermanfaat pak Rahfan, semoga sukses dan berhasil…

    Posted by Hang | 7 Agustus 2012, 8:56 pm
  137. trims banyak pak,,

    Posted by endang sriwati | 9 Agustus 2012, 4:15 pm
  138. @Hang & Endang Sriwati
    Amin, terima kasih :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Agustus 2012, 12:23 am
  139. dokumen penawaran 1. dok adm 2. dok. teknis.. 3. dok penawaran harga yg saya mw tanya… kalau lewat e-proc.. ada yg namanya dok. lainnya. (dok. adm) dokumen lainnya yg dimaksud apa saja yg seharusnya dikirim selain surat2 pernyataan daftar hitam dan……… apakah termasuk dokumen2 perusahaan seperti sbu, skt, ska, kinerja, TDP, KTA. tolong bang penjelasanya.. e-mailq ale_rh@rocketmail.com

    Posted by ale st | 10 Agustus 2012, 4:40 pm
  140. @Ale, ST
    Lampiran Bagian V;2;c; 1 dan 2 Perka LKPP Nomor 11 Tahun 2011 tentang Tata Cara E-Tendering secara jelas menyatakan bahwa :
    1. Data Kualifikasi disampaikan melalui formulir elektronik isian kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE;
    2. ULP dilarang memita penyedia barang/jasa untuk mengupload softcopy lampiran dokumen yang dipersyaratkan dalam data isian kualifikasi.
    Dengan demikian tidak dibenarkan jika dokumen-dokumen yang bapak sebutkan (sbu, skt, ska, kinerja, TDP, KTA) harus dikirimkan. Dokumen-dokumen tersebut nanti diperlihatkan aslinya pada saat pembuktian kualifikasi.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Agustus 2012, 9:14 pm
  141. @Surya
    Amin :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 Agustus 2012, 12:37 am
    • kontrak PL pengadaan Rambu2 sm perawatan gedung sama tdk Om ?. kalau boleh sy mhn format sekalian dari berita acara sampai ke penadatanganan kontaraknya, maklum saya pemula pak. ” sblm ny trim’s”

      Posted by surya | 13 Agustus 2012, 1:18 am
  142. pak rahfan saya koq gak bisa download format kontrak pengadaan langsung barang dengan SPK ya

    Posted by arif | 13 Agustus 2012, 7:45 pm
  143. kalau berkenan boleh kah saya dikirim via email format tsb diatas

    Posted by arif | 13 Agustus 2012, 7:46 pm
  144. @Surya
    Pengadaan Rambu2 termasuk Pengadaan Barang sedangkan Perawatan Gedung termasuk Jasa Lainnya (baca Pasal 4 beserta penjelasannya). Untuk contoh format yang ada adalah Penunjukkan Langsung Barang (Dokumen, Format Evaluasi, dan Kontrak), silahkan diunduh.

    @Arif
    Nanti akan saya kirimkan via email.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 14 Agustus 2012, 1:09 am
  145. mas Rahfan, ada gag format exel untuk evaluasi (administrasi, teknis, kualifikasi) pengadaan barang/jasa konstruksi/konsultan (pascakualifikasi/prakualifikasi), kalo ada share dunk, txs…

    Posted by deswan | 14 Agustus 2012, 3:52 pm
  146. trims file yg disediakan sangat membantu,, mohon kalau ada file evaluasi untuk pengadaan barang metode pelelangan umum pascakualifikasi .. trims pak

    Posted by adin | 15 Agustus 2012, 4:59 am
  147. @Deswan & Adin
    Untuk sementara baru sebatas yang saya share melalui blog ini. Saya sementara membenahi lagi format-format yang ada termasuk mempersiapkan format evaluasi pelelangan umum pascakualifikasi untuk barang dan konstruksi. Semoga cepat selesai dan segera saya share.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 Agustus 2012, 11:43 pm
  148. Pak saya dari kediri jawatimur, terima kasih atas share ilmunya, sy benar2 terbantukan dg ilmu ini, cuma utk yg format yg harus “link” ternyata tdk bisa di download… apa sy bisa minta bantu utk itu Pak… terima kasih sebelumnya..…

    Posted by yogik | 16 Agustus 2012, 12:56 pm
  149. @Yogik
    Sudah saya kirimkan by email :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 16 Agustus 2012, 11:33 pm
  150. Mat pagi Pak, Trims saya sudah unduh Format evl pengadaan Langsung -barang sangat membantu kami dalam melaskanakan proses pengadaan barang dan jasa.
    Bagaiamana tindak lanjut pepres 70 tahun 2012, apakah ada SDB untuk melaksanakan proses lelang sesuai Pepres 70 Tahun 2012

    Posted by Karel | 29 Agustus 2012, 8:32 am
  151. @Karel
    Sampai saat LKPP belum mengeluarkan Perka LKPP tentang SBD berdasarkan Perpres No. 70 Tahun 2012. Untuk melaksanakan Pemilihan bisa menggunakan SBD sesuai Perka LKPP No. 6/2011 sebagaimana telah diubah dengan Perka LKPP No. 2/2012 namun harus disesuaikan dengan Perpres No. 70/2012.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 29 Agustus 2012, 8:48 pm
    • Maw nanya.. Kalau pengadaan konsumsi dilaksanakann 340 hari.. TetapI pengumuman lelang pada bulan juli… Itu gimanna apa berlaku surut? Dan penjelasan syrat2 khusus kontraKnya..
      Tks

      Posted by reza | 30 Agustus 2012, 8:45 am
  152. Dalam Perpres 54/2010 beserta perubahannya tidak dikenal adanya istilah berlaku surut. Untuk Kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 1 tahun anggaran silahkan gunakan jenis kontrak tahun jamak. Ketentuan mengenai hal ini silahkan dilihat di Pasal 52 ayat (2) dan (3).

    Posted by Rahfan Mokoginta | 30 Agustus 2012, 6:43 pm
  153. @Reza
    Terima kasih juga :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 3 September 2012, 11:02 pm
  154. pak, saya minta infonya dong…kalo kontrak pengadaan barang/jasa dengan memakai kontrak lumpsum, karna ada barang yang diskontinu apakah memang harus pake adendum kontrak?minta formatnya adendum kontrak dong pak?trus berkas apa saja yang harus kita penuhi sebagai dukungan tuk adendum?

    Posted by lia | 7 September 2012, 10:14 am
  155. sori pak, maksud saya tadi, barang diskontinu jadi kita mau ganti tipe tanpa mengubah merek n spek maupun harganya, perlu pake adendum ya?

    Posted by lia | 7 September 2012, 10:16 am
  156. @Lia
    Untuk Kontrak Lump Sum yang mengikat adalah Spesifikasi dan Harga Penawarannya. Jika sesudah kontrak ditandatangani dan ternyata barangnya sudah discontinue maka barang tersebut dapat diganti dengan jenis yang sama walaupun type dan merknya berbeda. Type/Merk barang pengganti tersebut harus punya spesifikasi minimal sama dengan merk/type barang yang sudah discontinue (lebih baik jika spesifikasinya lebih dari barang yang sudah discontinue).
    Penggantian merk/type barang yang sudah discontinue harus didukung dengan Surat Pernyataan dari Pabrikan bahwa barang tersebut sudah tidak diproduksi lagi/discontinue. Penyedia membuat surat permohonan kepada PPK untuk penggantian barang dengan dilampiri SUrat Pernyataan dari Pabrikan dan Identitas barang pengganti (Jenis, Merk, Type, Surat Dukungan Pabrikan/Distributor (jika diperlukan), dll).
    Mohon maaf untuk contoh format baru sebatas yang saya share di blog ini.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 9 September 2012, 12:08 am
  157. Terima kasih banyak untuk ilmunya Pak Rahfan. Sangat banyak membantu dalam dunia kita khususnya sebagai pegawai dan pengusaha.
    Selanjutnya mungkin bapak punya resume, format atau contoh untuk pembuatan CCO atau pekerjaan tambah kurang yang berhubungan dengan addendum kontrak. Soalnya hal ini sangat diperlukan salah satunya didaerah kami beraktifitas (Papua) yang lokasi pekerjaannya banyak berada di pedalaman sehingga sering ada kendala dalam hal mobilisasi, material dan lahan. Sebelumnya terima kasih untuk informasinya. Salam hormat, Antoni – Papua

    Posted by Antoni | 13 September 2012, 12:53 pm
  158. @Antoni
    Mohon maaf untuk sementara contoh format baru sebatas yang saya share di blog. Mengenai perubahan kontrak dapat dilihat di Pasal 83.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 13 September 2012, 10:25 pm
  159. mantap pak (dua jempol kiri kanan), file-file yang ada sangat membantu proses PBJ :)

    Posted by kahar | 26 September 2012, 3:51 pm
  160. mantab pak semoga bermanfaat bagi kami dlm proses pengadaan b/j

    Posted by jamil | 1 Oktober 2012, 1:06 am
  161. sangat berguna………………

    Posted by amos tunya | 1 Oktober 2012, 2:46 pm
  162. pengadaan incenerator + bangunan pelengkap yang pas pake sdb barang atau jasa lainnya

    Posted by Subarokah Safari | 3 Oktober 2012, 12:19 am
  163. mas tolong donk contoh pengisian spk pengadaan langsung makan dan minum….

    Posted by Arman | 3 Oktober 2012, 1:09 am
  164. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih, dengan diamalkannya tulisan ini sangat membantu kami yg masih sedikit pengalaman dalam bidang pengadaan barang/jasa. sy sdh dowload filenya tapi untuk yang LINK sy ndak bisa dwnld. mohon bantuannya untuk mengirim di E-mail : is.kandarj@yahoo.com
    terima kasih, semoga sukses dan bertambah sebagai amal ibadah atas keikhlasannya berbagi.

    Posted by iskandar | 7 Oktober 2012, 12:31 pm
  165. Betapa indahnya senantiasa mendapatkan ucapkan terimakasih yang tulus dari lubuk hati yang paling dalam karena kita berbagi, itulah salah satu amal jariah yang sangat nyata …

    Posted by Abu Hasan Al Bashri | 7 Oktober 2012, 1:36 pm
  166. Terima Kasi Pak…

    Posted by JohnFRembet | 16 Oktober 2012, 8:34 pm
  167. @John F. Rembet
    Terima kasih juga Pak John, sukses selalu :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 16 Oktober 2012, 8:47 pm
  168. Terima kasih pak, jarang ada yg mau share data seperti ini di internet. Sangat bermanfaat bagi pekerjaan sy sebagai administrasi di sebuah perusahaan konstruksi.

    Posted by ronysalatiga | 17 Oktober 2012, 11:50 pm
  169. terima kasih pak, saya sangat terbantu

    Posted by akhmad basir | 18 Oktober 2012, 1:36 pm
  170. semoga pak Rahfan selalu dalam keadaan sehat, sehingga bisa meluangkan waktunya untuk berbagi,
    saya mau tanya nich, untuk berita acara pembayaran (Panjar dan lunas) tugas PPK atau KPA ya Pak…?
    terima kasih.

    Posted by iskandar | 19 Oktober 2012, 7:45 pm
  171. Mau tanya pak:
    1. Pada pengadaan Langsung Barang/Jasa lainnya yang melakukan Survey PPK atau Pejabat Pengadaan?
    2. Pada Lampiran surat permintaan info harga di PPK/PBJ apakah boleh menuliskan merk ,type barang dan menuliskan Pagu Anggaran?
    3.Kalau ada contoh format/data jasa konsultansi dibawah 50jt dan dibawah 10jt, tolong dikirim via email
    Terima Kasih

    Posted by SEKAPOT | 20 Oktober 2012, 11:55 am
  172. @ Rony Salatiga & Akhmad Basir
    Makasih dan sukses selalu :)

    @ Iskandar
    Amin :)
    Dalam proses pembayaran, PPK dan PA/KPA sama-sama punya tugas dan kewenangannya masing-masing.

    @ Sekapot
    1. Dalam Pengadaan Langsung, terdapat 2 kali survey. Pertama dilakukan oleh PPK untuk menyusun HPS, dan kedua dilakukan oleh Pejabat Pengadaan untuk mencari penyedia yang memenuhi persyaratan.
    2. Tidak boleh menuliskan merk/type barang, kecuali untuk suku cadang. Pagu anggaran juga tidak perlu dicantumkan.
    3. Untuk sementara contoh format masih terbatas yang saya share di blog

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 21 Oktober 2012, 9:03 pm
  173. ass, pak rahfan mohon bantuan SBD untuk penunjukan langsung kendaraan dinas,
    terima kasih pak atas bantuan ,nya.. semoga menjadi catatan amal bapak,,

    Posted by rambai93 | 26 Oktober 2012, 10:27 am
  174. ass.
    mas gimana ya conth SBD dan SPK pengadaan lansung jasa konstruksi, tapi sesuai dengan perpres 70 thn 2012.
    Saya dowlnoad contoh yg ada semuanya masih berdasarkan PP 54.
    tq

    Posted by candra | 28 Oktober 2012, 3:14 pm
  175. @Candra
    Mohon maaf, sampai saat ini belum ada Perka LKPP tentang SBD sesuai Perpres Nomor 70/2012, oleh karena itu silahkan disesuaikan SBD yang sudah ada. Demikian juga halnya dengan SPK.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 30 Oktober 2012, 10:00 pm
  176. mas mw tanya..
    apa benar pengadaan barang dibwah 10 jt gk prlu HPS?trus apakah dokumen pengadaannya ttp perlu??

    Posted by prams | 31 Oktober 2012, 5:32 pm
  177. Pak rahfan kalau berkenan tolong di share/email kan file SPK, Syarat Umum SPK (Pengadaan Langsung Barang), dokumen pemilihan serta format evaluasi yang sesuai dengan Perpres 70 Tahun 2012.. sudah saya coba berkali2 download di ziddu dan torrent tapi g bisa…

    Posted by Zafran Aqil W. | 4 November 2012, 12:49 am
  178. mas terima kasih banyak atas kedermawanannya smg bermanfaat

    Posted by purnomo | 6 November 2012, 3:25 pm
  179. pak, apakah ada contoh dokumen penunjukan langsung untuk pengadaan barang/meubel? kalau ada mohon di share

    Posted by dedy | 7 November 2012, 9:01 am
  180. kami melakukan pelelangan pengadaan barang/meubel melalui LPSE, namun sudah dua kali gagal, kalau saya baca di perpres 70 pasal 84 ayat (6), dalam hal pelelangan gagal pokja dapat melakukan penujukan langsung dengan persetujuan PA, dengan ketentuan salah satunya : tidak cukup waktu untuk melaksanakan proses
    Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung dan pelaksanaan pekerjaan.

    Mohon pencerahan…untuk ketentuan ini bagaimana dank jika dilakukan penunjukan langsung SBD yang mana yang akan digunakan?

    Posted by dedy | 7 November 2012, 9:12 am
  181. malam pak….Bisa tolong saya dibantu untuk contoh dokumen penunjukan lgs untuk sewa hotel (akomodasi dll). karena saya mengalami kesulitan untuk nilai dibawah 100jt. bisa bantu diemail ke stegy78@gmail.com ya pak….tks sebelumnya

    Posted by beben | 13 November 2012, 10:37 pm
  182. @Prams
    Pasal 66 ayat (1): PPK menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Barang/Jasa, kecuali untuk Kontes/Sayembara dan Pengadaan Langsung yang menggunakan bukti pembelian.
    Bukti pembelian digunakan untuk pengadaan barang/jasa yang bernilai sampai dengan Rp. 10 Juta (Pasal 55 ayat 2).
    Untuk pengadaan barang bernilai s/d Rp. 10 juta tetap dibuat dokumen pengadaan namun bentuknya lebih sederhana. Dokumen pengadaannya cukup terdiri dari spesifikasi barang dan daftar kuantitas barang.

    @Deddy
    Dokumen Pengadaan Langsung Barang silahkan mengacu pada SBD sesuai Perka LKPP Nomor 12 Tahun 2012 namun harus disesuaikan lagi dengan Perpres 70/2012 (Jika telah menggunakan Perpres 70/2012).
    Jika telah memenuhi ketentuan dalam Pasal 84 ayat (6) maka dapat dilakukan Penunjukan Langsung. SBD-nya menggunakan SBD Penunjukan Langsung Barang Non Darurat.

    @Beben
    Mohon maaf saya belum punya contoh dokumen yang saudara minta. Untuk Penunjukan Langsung Jasa Lainnya silahkan menggunakan SBD sesuai Perka LKPP Nomor 2 Tahun 2011 namun harus disesuaikan lagi dengan Perpres 70/2012 (Jika telah menggunakan Perpres 70/2012).

    Posted by Rahfan Mokoginta | 17 November 2012, 1:20 am
  183. selama saya jadi Panitia/PPK, blm mengalami kontraktor yang mengalami keterlambatan pengerjaan. jika hal itu terjadi maka kontraktor kena finalti/ denda. denda dihitung berdasarkan jumlah hari kerelambatan.
    jadi apakah dokumen kontraknya perlu diadendum….??

    Posted by iskandar | 19 November 2012, 7:20 pm
  184. @ Iskandar
    Tidak perlu diadendum tetapi Penyedia dikenakan denda keterlambatan sebesar 1/1000 perhari dari nilai Kontrak atau nilai bagian Kontrak (Pasal 120). Mengenai ketentuan adendum/perubahan kontrak silahkan mengacu pada Pasal 87.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 19 November 2012, 8:19 pm
  185. Selamat sore pak Rahfan, saya minta bantuan bapak, dikirimkan contoh dokumen dan format proses penunjukan langsung barang dan konstruksi. terima kasih sebelumnya.

    Posted by Teuku Agung Purnama | 21 November 2012, 5:42 pm
  186. mas terima kasih banyak atas kedermawanannya smg bermanfaat & semoga bpk. sehat selalu,…. Amiin,..

    Posted by Mahmud | 22 November 2012, 2:06 pm
  187. Semoga Amal Ibadah Sobat Menjadi Kan pintu Jalan Kesuksesan Bagi AndaThank For You,,,,

    Posted by Rahman | 23 November 2012, 6:27 am
  188. @ Teuku Agung Purnama
    Mohon maaf, untuk sementara contoh format dan dokumen pengadaan masih terbatas yang saya share di blog ini

    @ Mahmud & Rahman
    Amin, thx :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 23 November 2012, 10:02 am
  189. Bung Rafan tks, atas tulisan dan contoh2 dokumen PBJ krn hal ini sangat membantu skali, bgt juga dgn kiriman perka No 13 Tahun 2012. Kiranya sukses slalu menyertai Bung Rafan.

    Posted by naudi | 24 November 2012, 4:49 pm
  190. kalau pengadaan langsung untuk barang bernilai dibawah 50 juta berdasarkan pp 70/2012 boleh memakai kwitansi..apakah harus ada pemeriksa?

    Posted by fazaruddin ahmad, se | 24 November 2012, 6:08 pm
  191. contoh addendum kontrak untuk konsultan diatas 200 juta pak…saya belum lihat untuk diunduh..terima kasih atas bantuannya pak

    Posted by fazaruddin ahmad, se | 24 November 2012, 6:13 pm
  192. tlg siapa yg tau cara unduhny…..?

    Posted by jepri | 25 November 2012, 12:25 pm
  193. pak, saya kebingungan mengenai SBD sewa bangunan gedung keperluan mess pemkab dimana HPs nya 250 juta dan masa sewa selama 5 tahun pak, mohon bantuannya pak. mohon dikirim ke email saya pak c2morang@yahoo.co.id

    Posted by albert | 26 November 2012, 3:23 am
  194. thanks berguna banget….

    Posted by mai | 27 November 2012, 6:06 pm
  195. kalo contoh soal buat pemula yg baru mo menceburkan diri kedunia PBJ ada gak mas?

    Posted by reo | 30 November 2012, 2:02 am
  196. bleh minta format evaluasi jasa konsultansi pak

    Posted by rustam | 4 Desember 2012, 10:03 am
  197. Bpk yth, gimana dengan aturan ppk harus bersetifikat, masih banyak ppk yang di sk kan tidak memiliki sertifikat gimana sanksinya….

    Posted by armand bachtiar | 5 Desember 2012, 7:50 am
  198. aturan di buat , tetapi tdk dibarengi dengan ketegasan dalam pelaksanaan dan mengacu ke perpres juga percuma , pemeriksaan bpk pun tidak pernah ditanyakan tentang sertifikat utuk ppk ada atau tidak memiliki..

    Posted by armand bachtiar | 5 Desember 2012, 8:04 am
  199. tolong bisa dikirimkan ke email saya (ade.sumitra2@gmail.com) gak pak ? thanks sebelumnya atas bantuannya..

    Posted by ade | 11 Desember 2012, 2:16 pm
  200. apakah diperbolehkan menuliskan merk tertentu di dalam Harga Perkiraan Sendiri

    Posted by yogi | 12 Desember 2012, 1:21 pm
  201. @ Fazaruddin Ahmad, SE
    Semua pengadaan Barang/Jasa harus melalui pemeriksaan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP). Dalam Perpres 54/2010 beserta semua Perubahannya tidak ada batasan nilai berapa yang harus dan tidak harus menggunakan PPHP.

    @ All
    Untuk sementara contoh format maupun dokumen baru sebatas yang saya share di blog ini.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 12 Desember 2012, 1:22 pm
  202. @ Yogi
    Tidak diperbolehkan.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 12 Desember 2012, 1:43 pm
  203. 1. Mau tanya pak, klo unk pengadaan jasa konsultan perencana dengan nilai HPS Rp. 101 Juta atau di atas Rp. 50 Juta itu bisa melalui pengadaan langsung? ktnya ada surat edaran yg mengatakan seperti itu..krn sebelumnya klo konsultan klo di atas 50 juta biasa harus di pelelangan umum..!

    2. klo besaran honor PPK dan PPK itu besaranya ada aturanya gak pak? klo boleh tau apa rujukannya yg menentukan besaran honor KPA dan PPK..

    Posted by Dadang Holis | 15 Desember 2012, 10:39 am
  204. @ Dadang Holis
    1. Metode Pengadaan Jasa Konsultan dengan nilai lebih dari Rp. 50 juta dilakukan melalui Seleksi Sederhana atau Seleksi Umum.
    2. Besaran Honor mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya. Tahun 2012 diatur melalui PMK Nomor 84/PMK.02/2011, sedangkan Tahun 2013 mengacu pada PMK Nomor 37/PMK.02/2012. Untuk Pemerintah Daerah mengacu pada Peraturan Kepala Daerah masing-masing, namun jika tidak diatur melalui Peraturan Kepala Daerah maka dapat mengacu pada PMK.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 17 Desember 2012, 9:00 am
  205. ijin download ya pak.terima kasih.

    Posted by haka | 20 Desember 2012, 4:54 pm
  206. Thank’s Pak Atas Share Ilmu Pengetahuannya…Sangat membantu dan bermanfaat bagi kami…

    Posted by Kennedi | 25 Desember 2012, 8:57 pm
  207. sangat bermanfaat pak,

    Posted by wahyudi | 27 Desember 2012, 1:22 pm
  208. Ass…Di SKPD kami akan dibentuk ULP untuk 2013 , Mohon bantuan untuk dikirim via email format SK ULP untuk SKPD. tq sebelumnya..Wass…

    Posted by andi muhammad alamsyah | 29 Desember 2012, 10:00 am
  209. satu kata mantapppppppppppppppppppppppppp

    Posted by andichulo | 1 Januari 2013, 3:53 pm
  210. Bapak salah satu contoh Manusia yang sangat berguna.. terutama bagi kami yg baru mau belajar…
    trimakasih banyak Pak Rafhan..

    Posted by andichulo | 1 Januari 2013, 4:06 pm
  211. @ Andi Muhammad Alamsyah
    Nanti akan diusahakan untuk dikirim contoh SK dan Peraturan Pembentukan ULP.

    @ All
    Terima kasih atas apresiasinya, semoga bermanfaat dan mohon saran/masukannya :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Januari 2013, 9:12 am
  212. pak rahfan mohon bantuan untuk pengadaan kendaraan dinas mobil seharga 210juta dan sepeda motor 2 unit seharga 46 juta. motor dan mobil di RKA yang sudah disetujui DPRD terpisah kode rekeningnya. mohon solusi metode apa yg dipakai dan standar dokumennya. terima kasih.

    Posted by Deka Putra | 2 Januari 2013, 7:33 pm
  213. @ Deka Putra
    Jika Mobil dan sepeda motor tersebut harga dan jenisnya telah ada di katalog LKPP maka dapat dilakukan melalui metode Penunjukan Langsung. Daftar harga dan jenis kendaraan dapat dilihat melalui link berikut:

    http://www.lkpp.go.id/katalog/pricelist/index.php/katalog/daftar_katalog_umum

    Jika jenis dan harganya tidak ada di katalog, lakukan Pelelangan Umum untuk mobil dinas dan Pengadaan Langsung untuk sepeda motor.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 3 Januari 2013, 11:56 am
  214. pak, terima kasih atas sharing ilmunya. sangat membantu saya yang masih baru dalam Pengadaan Barang / Jasa. kalo untuk contoh dokumen dan format pengadaan langsung jasa lainnya ada gak pak? saya liat yang ada untuk barang dan pekerjaan konstruksi.

    Posted by ade140782 | 9 Januari 2013, 4:18 pm
  215. @ Ade140782
    Mohon maaf contoh format baru sebatas yang saya share di blog ini.
    Untuk Pengadaan Langsung Jasa Lainnya silahkan mengadopsi Format Pengadaan Langsung Barang. Formatnya kan sudah ada, tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan.
    Terima Kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 9 Januari 2013, 4:24 pm
  216. blog nya membantu banget tp ada yg terbaru lg g’???

    Posted by Rico Juga Sangat Baik | 19 Januari 2013, 1:35 am
  217. pak rahfan, tolong bantu saya untuk pengadaan tenaga kebersihan melalui pihak ke 3, apa yang harus saya lakukan dan format mana yang pas untuk itu pak, saya ini pemula di pengadaan barang dan jasa pemerintah

    Posted by Jhoni | 29 Januari 2013, 11:46 am
  218. Harus dilihat dulu berapa nilai Paketnya, baru bisa ditentukan metode pemilihan yang sesuai.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 29 Januari 2013, 11:06 pm
  219. Terima kasih. Postingan Bapak sangat membantu kami….

    Posted by rudymrd | 30 Januari 2013, 11:03 am
  220. @ Rudymrd
    Alhamdulilah

    Posted by Rahfan Mokoginta | 30 Januari 2013, 11:11 am
  221. contoh format yg di atas, apakah berlaku untuk Perpres Nomor 70 Tahun 2012 ? Mohon penjelasannya ya pak.. :)
    terima kasih sebelumnya pak

    Posted by Naufal | 1 Februari 2013, 11:05 am
  222. @ Naufal
    Ada beberapa yang sudah saya sesuaikan dengan Perpres 70, yang saya publish belakangan sesudah berlakunya Perpres 70/2012. Format yang lain kayaknya tidak berubah dan masih sesuai dengan Perpres 70/2012.
    Namun sebaiknya dilihat lagi kalau ada yng berubah silahkan disesuaikan.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Februari 2013, 11:23 am
  223. ada formrat sk ppk sama sk pphp dong gan buat perbandingan maklum pemula gan

    Posted by muhsin | 4 Februari 2013, 12:50 pm
  224. ko ada paswordnya gan

    Posted by muhsin | 4 Februari 2013, 12:55 pm
  225. @ Muhsin
    Contoh SK Pengelola PBJ susah pernah saya publish. Kunjungi saja di:

    http://rahfanmokoginta.wordpress.com/2012/12/27/contoh-format-sk-dalam-organisasi-pengadaan-barangjasa-pemerintah/

    Passwordnya ada di file txt, hanya nama dan marga saya diketik dalam huruf kecil semua tanpa spasi.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Februari 2013, 1:11 pm
  226. Sangat membantu, Terimakasih atas bimbingannya>>>> Jarang ada orang yang mau membagi ilmu sedetail ini.
    makasih.

    Posted by Juniarti | 15 Februari 2013, 11:50 am
  227. @ Juniarti
    Masih banyak juga kok orang lain yang sering membagi-bagi pengetahuan, makasih atas apresiasinya ya, semoga bermanfaat :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Februari 2013, 8:54 am
  228. Thanks Bro..Sangat bermanfaat..!!

    Posted by Richard | 20 Februari 2013, 2:49 pm
  229. @ Richard
    Thx juga bro :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 20 Februari 2013, 10:29 pm
  230. salam pengadaan pak,, mohon bantuan file evaluasi jasa konsultan badan dan perseoraangan.(arayadin@gmail.com) terima kasih pak,, Sukes Selalu buat Bapak,,

    Posted by arayadin@gmail.com | 22 Februari 2013, 1:22 am
  231. Tengkyu Pak… sangat bermanfaat… smoga makin sukses….
    r

    Posted by Lucy | 23 Februari 2013, 11:50 pm
  232. terimakasih mas semoga jadi amal keabaikan , sukses selalu .tono LPFK SOLO

    Posted by 540000 | 27 Februari 2013, 4:01 pm
  233. salam pengadaan…format untuk pengadaan langsung jasa konsultasi uda ada ya pak…?

    Posted by iwandprd | 10 Maret 2013, 2:55 pm
  234. mohon penjelasan….dalam pengadaan langsung barang, apa tdk perlu penyedia memasukan penawaran..? lalu apa yang menjadi dasar pelaksanaan evaluasi penawaran..?

    Posted by iwandprd | 10 Maret 2013, 3:31 pm
  235. When I initially commented I seem to have clicked on the -Notify me when new comments are added- checkbox and
    now each time a comment is added I receive 4 emails with the same comment.
    There has to be a way you are able to remove me from that service?
    Appreciate it!

    Posted by Chi | 15 Maret 2013, 10:31 am
  236. salam pengadaan mas….
    format pengadaan langsung untuk konsultan termasuk evaluasinya apakah sudah ada mas?
    mohon pencerahannya..
    trims

    Posted by Roni | 19 Maret 2013, 3:52 am
  237. mohon pencerahan mas….
    untuk pengadaan langsung barang apakah wajib ada surat survey dan lampiran2nya ?
    apakah cukup batas undangan sampai pengumuman dlam dokumen kontraknya?
    dalam format evaluasi pl yang ada banyak bener berkas yang harus disiapkan untuk kontraknya,sedangkan prinsip perpres 70 mempermudah dan mempersingkat proses administrasi.
    trims.

    Posted by royan | 19 Maret 2013, 12:41 pm
  238. mohon dikirim kan ke email saya: mahyi.saputra@yahoo.co.id semua tentang pengadaan langsung baik dokumen pengadaan, berita acara, evaluasi dan spk baik untuk pengadaan barang, kontruksi dan jasa konsultan!terima kasih atas perhatiannya!

    Posted by mahyi saputra | 19 Maret 2013, 8:41 pm
  239. thks, sangat membantu

    Posted by hengky | 20 Maret 2013, 9:51 am
  240. Terima Kasih atas keikhlasan berbagi ilmunya Pak….
    Sangat membantu kami dalam pelaksanaan PBJ.

    Posted by bay | 21 Maret 2013, 12:32 pm
  241. @ Iwandprd
    Pengadaan Langsung yang menggunakan Bukti Pembelian dan Kuitansi tidak perlu penyedia memasukkan penawaran (Perka LKPP 14/2012 Bab II Bagian B;12;c;2);a).
    Kecuali untuk yang menggunakan SPK Penyedia harus memasukkan Penawaran ((Perka LKPP 14/2012 Bab II Bagian B;12;c;2);b).

    @ Royan
    Silahkan Pelajari Perka LKPP 14/2012 Bab II Bagian B;12;c;2). Namanya prosedur harus tetap dilakukan Pak. Mempermudah dan Mempersingkat proses bukan berarti menghilangkan prosedur yang telah ditetapkan.

    @ All
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 21 Maret 2013, 4:24 pm
  242. Terima kasih pak, untuk share ilmunya, sungguh sangat bermanfaat, sukses selalu..!

    Posted by Tris Hanry R Adoe | 26 Maret 2013, 11:37 am
  243. terima kasih pak… dokumennya sangat bermanfaat buat kami….

    Posted by yanhie | 21 April 2013, 11:50 am
  244. @ Tris Hanry & Yanhie
    Terima kasih :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 22 April 2013, 9:18 am
  245. Mohon bantuannya pak, seperti apa penunjukan langsung bukan untuk penanganan darurat. Kalau untuk jasa konsultansi seperti studi kelayakan bisa tidak menggunakan metoda tersebut?

    Posted by Puji S | 22 April 2013, 11:38 pm
  246. @ Puji S
    Ketentuan mengenai Penunjukan Langsung silahkan merujuk pada Pasal 38 (Barang/Konstruksi/Jasa Lainnya) dan Pasal 44 (Jasa Konsultansi).

    Posted by Rahfan Mokoginta | 23 April 2013, 8:02 am
  247. Terimakasih pa.
    Satu lagi pa, untuk proses pelelangan sederhana apakah prosesnya wajib melalui LPSE atau paling tidak pengumumannya saja yang melalui LPSE dan prosesnya bisa intern?? mengingat waktu yang sempit.

    Posted by Puji S | 24 April 2013, 7:19 am
  248. Bisa gak pak doc evaluasi di krim ke email saya hidro999@gmail.com kami download gak bisa pak

    Posted by rud | 27 April 2013, 5:47 pm
  249. Bgmn tata cara pembayaran konsultan supervisi, apabila pekerjaan fisik selesai lebih awal dari masa pelaksanaan? Apa dibayar sesuai kontrak, atau berapa bulan pekerjaan fisik diselesaikan????

    Posted by wahyudi | 29 April 2013, 6:01 pm
  250. @ Puji
    Pelelangan sederhana dan pelelangan umum bedanya hanya pada lamanya waktu penayangan pengumuman.

    @ Rudi
    Kalau ada format terbaru yang saya buat pasti akan saya share melalui blog ini.

    @ Wahyudi
    Tergantung pada Jenis Kontrak dan Cara Pembayarannya yang telah diatur dalam Kontrak (Pasal 50 – 55).

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Mei 2013, 3:47 pm
  251. Pak
    bila isian Kualifikasi untuk konsultan gmna cntohnya
    Terima Kasih…..

    Posted by wak sur | 5 Mei 2013, 11:55 am
  252. @ Wak Sur
    Format isian kualifikasi telah ada dalam Standar Dokumen Pengadaan atau di SPSE.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Mei 2013, 12:17 pm
  253. Selamat Pagi Pak, saya haturkan terima kasih atas share ilmu dan pengalaman pengadaan,saya banyak terbantu untuk memahami aturan dan pelaksanaan PBJ, cuma utk fasilitas download yg format yg harus “link” ternyata tdk bisa di download… klo boleh perkenan Bapak untuk memberikan format Dokumen Pengadaan Langsung berikut Berita Acara Survey Harga melalui email : kurniawan_arif@yahoo.com karena saat ini sya mencoba untuk melengkapi administrasi dokumen pengadaan sesuai dgn ketentuan/SBD yg terbaru… terima kasih sebelumnya..semoga Allah membalas kebaikan Bapak Rahfan…

    Posted by Arif | 7 Mei 2013, 9:47 am
  254. Pa, mengenai dokumen pemilihan/dokumen kualifikasi bolehkah persyaratan yang sudah ada di dalam SBD tersebut dikurangi/dihilangkan. Contoh seperti pada Jasa Konsultansi ada beberapa sub unsur yang dinilai, boleh tidak sub unsur tersebut dihilangkan?

    Posted by Puji S | 20 Mei 2013, 10:31 pm
  255. salam kenal pa.
    mhn informasinya :
    1. untuk paket pemeliharaan gedung dng nilai 156 juta … a[akah diperlukan kegiatan perencanaan dan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut
    2. Untuk pengadaan alat elektronik seperti komputer, TV dll bagaimana cara menetukan HPS nya, apakah berdasarkan harga komputer di toko bila saya survey di harco m2 atau berdasarkan harga dari distributornya sedangkan kita tidak tau dimana distributor produk yang mau kita beli sebelum ditambahkan dengan biaya keuntungan (metode yang saya gunakan pengadaan langsung)
    3. Untuk pengadaan langsung dengan nilai 10-50 juta bisa menggunakan kwitansi lalu dokumen apa saja yang terkait dengan pengadaan tersebut

    Posted by subur | 28 Mei 2013, 10:14 pm
  256. Trima Kasih Banyak Mas Atas Bagi-bagi Ilmunya Semoga Menjadikan Amal yang mulia

    Posted by Khairil | 2 Juni 2013, 11:25 pm
  257. mohon dikirim kan ke email saya pak albert_patiung@yahoo.co.id semua contoh format dokumen-dokumen penunjukan langsung kontruksi dan jasa konsultansi. Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih pak

    Posted by abeng | 4 Juni 2013, 9:47 pm
  258. Pak mohon pencerahan untuk pengadaan 2 unit kendaraan dinas roda dua dengan pagu Rp. 40 juta, apa boleh dengan pembelian/pembayaran langsung kepada penyedia menggunakan kuitansi, atau harus dengan penunjukan langsung kendaraan pemerintah? Sekalian SBD Penunjukan Langsung Kendaraan Pemerintah tolong di kirim ke email saya ya pak… Makasih en sukses selalu buat bapak… Salam dari Nias..

    Posted by Riansyah | 5 Juni 2013, 11:34 am
  259. @ Arif
    Kirimkan aja email nanti saya akan kirimkan file yang dimaksud.

    @ Puji S
    Untuk Sub Unsur yang dinilai dalam Jasa Konsultansi tidak boleh dihilangkan.

    @ Subur
    1. Pekerjaan Konstruksi membutuhkan Perencanaan dan Pengawasan.
    2. Sumber untuk penyusunan HPS mengacu saja pada Pasal 66 ayat (7) Perpres No. 70/2012. Survey seperti di Harco M2 juga bisa.
    3. Untuk Pengadaan dengan nilai sampai dengan Rp. 10 juta menggunakan Bukti Pembelian (Pasal 55 ayat 2). Dokumen yang dibutuhkan hanyalah Surat Perintah dari PPK yang dilampiri Spesifikasi teknis.

    @ Abeng
    Untuk sementara contoh format baru sebatas yang saya unggah di blog ini.

    @ Riansyah
    Pengadaan Kendaraan dengan nilai sampai dengan Rp. 200 juta dapat dilakukan dengan Pengadaan Langsung oleh Pejabat Pengadaan (Pasal 39). Jika memenuhi syarat Penunjukan Langsung sebagaimana diatur dalam Pasal 38 maka dapat dilakukan juga melalui Penunjukan Langsung oleh Panitia/Pokja ULP. Sehingga nilai sampai dengan Rp. 200 juta dapat memilih salah satu dari kedua metode tersebut. Pilih saja mana yang lebih efisien.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 5 Juni 2013, 2:15 pm
  260. good job mas bro……
    yang muda yang berkarya…….

    Posted by sis | 5 Juni 2013, 10:39 pm
  261. BLOG YANG KEREN, 4 JEMPUL BUAT BLOG INI, SEMOGA TEMAN2 YANG LAIN DAPAT MENCONTOHI. THX.

    Posted by yahoo | 7 Juni 2013, 3:08 pm
  262. MAS BRO TOLONG UPDATE HARGA UNTUK KONSULTAN YANG LENGKAP DONG, BINGUNG MAU BUAT HPS NIH. THX

    Posted by yahoo | 7 Juni 2013, 3:11 pm
  263. @ Yahoo
    Upadet terakhir sudah saya publish melalui link berikut:

    http://rahfanmokoginta.wordpress.com/2013/04/08/surat-edaran-menteri-pu-nomor-03sem2013/

    Makasih atas apresiasinya :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 7 Juni 2013, 4:08 pm
  264. Siang pak, mohon tanya pak.. untuk pemasangan iklan di koran selama 1 hari dengan anggaran 10 Juta rupaiah, apa saja dokumen yang mesti disiapkan pak? mohon pencerahannya pak….

    Posted by Abdul Aziz | 28 Juni 2013, 12:36 pm
  265. Trims Pak… sangat bermanfaat. mohon izin saya download..
    mau tanya apa format2 ini bisa menyesuaikan dengan Perpres 70 Tahun 2012…trims

    Posted by Risa Satria, Mr | 29 Juni 2013, 1:00 am
  266. @ Abdul Aziz
    Silahkan dilihat di Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab VII Bagian B;7;c.

    @ Risa Satria
    Silahkan disesuaikan

    Posted by Rahfan Mokoginta | 9 Juli 2013, 2:37 pm
  267. pak untuk survey harga oleh ppk dan survey penyedia oleh pejabat pengadaan untuk pengadaan langsung apakah harus dituangkan dalam SPK?

    Posted by sonya | 10 Juli 2013, 11:02 am
  268. @ Sonya
    Tidak perlu dituangkan dalam SPK, tetapi harus didokumentasikan.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Juli 2013, 1:36 pm
  269. mas dimana perbedaan perka LKPP no 14 dan no 15 tahun 2012…???????????
    saya jadi bingung mas….(untuk pekerjaan barang jasa 10 juta nota perjanjian dan 50 juta kwitansi) bagai mana proses nya..??? klo mas ada waktu bisa saya telpon mas..?????

    Posted by mimi suhaimi | 17 Juli 2013, 4:18 am
  270. mimi_syah85@yahoo.com
    ini alamat imel saya mas….tolong dikirim mas contoh berkas evaluasi untuk 10juta nota perjanjian dan 50 juta kwitansi…..bingung saya mas……terima kasih sebelum nya mas..

    Posted by mimi suhaimi | 17 Juli 2013, 4:21 am
  271. @ Mimi Suhaimi
    1. Perka LKPP 14/2012 tentang Juknis Perpres 70/2012 sedangkan Perka LKPP 15/2012 tentang Standar Dokumen Pengadaan.
    2. Proses Pengadaan Barang/Jasa termasuk Pengadaan Langsung secara jelas diatur di Perka LKPP Nomor 14/2012.
    3. Jika ada yang perlu didiskusikan silahkan hubungi saya melalui hp.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 17 Juli 2013, 2:25 pm
  272. Sore Pak, Utk pengadaan bandwith kita memlilih Telkom Melalui aplikasi e-phurcashing, setelah negosiasi selesai, apakah pengikatan memakai KONTRAK atau SPK?.. kira kira dokumen apa aja yg harus disiapkan oleh pihak telkom utk melengkapi SPK ny waktu minta pembayaran, apakah tetep melampirkan jaminan pelaksanaan, PAJAK, DLL? mohon pencerahannya..

    Posted by reza | 18 Juli 2013, 4:26 pm
  273. @ Reza
    Prosedur dan tata caranya silahkan kunjungi tautan di bawah ini:

    http://inaproc.lkpp.go.id/v3/public/ekatalog/ekatalog.htm

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 Juli 2013, 8:20 pm
  274. sangat bermanfaat! trimakasih

    Posted by abdurrahman | 23 Juli 2013, 1:09 am
  275. pak mohon dikirimkan format pelaksanaan swakelola oleh K/L/D/I penanggung jawab anggaran

    Posted by hardani | 25 Juli 2013, 8:30 am
  276. pak klau pelaksanaan swakelola oleh K/L/D/I penanggung jawab anggaran bgm formatnya..bisa diemailkan pak.

    Posted by hardani | 25 Juli 2013, 8:35 am
  277. @ Abdurahman
    Terima kasih juga :)

    @ Hardani
    Kirimkan saja email ke saya format apa saja yang diperlukan, jika ada nanti saya kirimkan

    Posted by Rahfan Mokoginta | 14 Agustus 2013, 10:00 am
  278. horas Pak Rahfan.
    langsung saja…saya mohon dikirimkan via email ke pranciscus@kemenag.go.id segala dokumen tentang rehab gedung. kantor kami sedang ada kegiatan rehab gedung kantor KUA (kantor Urusan Agama). jika memungkinkan dokumen dari awal sampai setuntas-tuntasnya. terima kasih banyak atas bantuan bapak.

    Posted by pranciscus | 26 Agustus 2013, 9:45 am
  279. Salam pengadaan…
    Pak rahfan, mohon saya dibantu format pembuatan CCO karna ada pekerjaan tambah kurang pekerjaan konstruksi kegiatan dalam tahun ini.
    Terima kasih

    Posted by Joko Wiyanto | 30 Agustus 2013, 10:25 pm
  280. @ Pranciscus
    Silahkan diunduh dokumen-dokumen/contoh format yang ada di blog ini Pak.

    @ Joko Wiyanto
    Maaf, contoh format baru sebatas yang saya share melalui blog ini.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 September 2013, 2:32 pm
  281. Kepada Yth. Pa Rahfan Mokoginto.

    Terkait dengan penyusunan spesifikasi barang, berdasarkan ketentuan tidak mengarah pada merk/produk tertentu, sementara HPS disusun berdasarkan harga dan survei pasar, sekalipun salah satu dasar penyusunan perencanaan pengadaan adalah kebutuhan barang, bukan produk/merk, akan tetapi pada kenyataannya, data yang diperoleh selalu berdasarkan merk/produk tertentu. contohnya : untuk menyusun spesifikasi air mineral 800 ml, diperoleh hasil survei pasar sbb ; merk aqua rp. 1200, merk ades rp 1000, merk ron rp 800. apabila spesifikasi dipenuhi oleh ketiga produk tersebut, maka potensi pemenenag lelang adalah air mineral bermerk ron (rp 800) sedangkan harga diatasnya dapat dipastikan tidak akan menang lelang (kemahalan), ilustasi ini menunjukan logika matematis yang mengarah pada produk/merk tertentu (yakni ron) sehingga apabila dijadikan dasar sanggahan, maka sanggahan “harus” dinyatakan benar (adanya rekayasa ps 81 huruf b). mohon tanggapan dan pencerahannya agar spesifikasi yang disusun berdasarkan hasil survei pasar tidak mengarah pada merk/produk tertentu, dan mohon pula contoh spesifikasi barang yang tidak mengarah pada merk/produk tertentu. Terima Kasih

    Posted by mufti kh | 5 September 2013, 10:58 am
  282. @ Pak Mukti KH
    Benar bahwa penyusunan spesifikasi tidak boleh mengarah pada merk/produk tertentu. Dalam kondisi barang yang banyak di pasaran seperti yang saudara sebutkan, atau misalnya laptop dimana harga menggambarkan kualitas barang maka untuk menghindari jangan sampai kita mendapatkan barang yang harganya murah tapi spesifikasi rendah maka sebaiknya kita menggunakan metode evaluasi sitem nilai.
    Dengan menggunakan evaluasi sistem nilai maka tidak selalu harga terendah yang jadi pemenang. Metode evaluasi ini yang cocok digunakan.
    Jika kita menggunakan sistem Gugur maka kemungkinan besar yang menang adalah harga terendah dengan spesifikasi yang rendah pula.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 5 September 2013, 3:38 pm
  283. Salam Pak… Maaf Pak.. Sy ingin Minta Format Addendum Kontrak.. Terima Kasih Email sy.. didisewu1@gmail.comd

    Posted by Didi | 7 September 2013, 5:46 pm
  284. Terima Kasih kepada Yth. Bapak Rahfan Mokoginto. atas tanggapan yang begitu cepat dan tepat. Selanjutnya adalah penyusunan tatacara evaluasi dengan sistem nilai itu yang jadi permasalahan dari sisi subjectivitas (teori tabularasa dalam filsafat, bahwa pada awalnya seseorang tidak tahu apa-apa (blank), setelah diberitahu dia akan memiliki knowledge), walau bagaimanapun bobot penilaian yang digunakan boleh jadi tidak ada standarnya (misalnya dituntut standarisasi yang menyatakan procesor core 2 < procesor core 2 duo, yang dikeluarkan oleh lembaga resmi), common sense dan informasi pasar (yang pada dasarnya adalah subjectiv tergantung tingkat pengetahuan penyususun spesifikasi berdasarkan dunia usaha) adalah standar yang paling mungkin digunakan). Jadi subjectivitas atas penentuan bobot penilaian adalah masalah pada meryt point system, yang menariknya tidak kata gugur dalam mps (yang ada tidak memenuhi batas nilai ambang/passing grade), sehingga dimungkinkan terjadi, point/core/inti dari barang/pekerjaan yang dibutuhkan tidak dipenuhi oleh penawaran (karena tidak dapat dianggap gugur) selama passing grade terlampaui (contoh computer tanpa procesor, karena pada sast pembobotan, bobot prosesor hanya 5% saja). Akibatnya adalah sanggahan berpotensi dianggap benar selama spesifikasi tersebut mengarah pada merk/produk tertentu. Intinya kalau sekiranya ketentuan tentang laranganmengarah/mengacu pada merk/produk tertentu dihilangkan atau hanya diperuntukan untuk peserta pelelangan setara ATPM/Prisipal (Non Kecil), Insya Alloh permasalah tersebut dapat tereduksi. Salam Hormat

    Posted by Mufti KH | 9 September 2013, 8:58 am
  285. @ Didi
    Mohon maaf, contoh format baru sebatas yang ada di blog ini.

    @ Mufti KH
    Metode penilaian dengan SIstem Nilai memang membutuhkan pengetahuan yang cukup bagi Pokja ULP, sehingga dalam melakukan evaluasi tidak akan terjadi seperti yang saudara khawatirkan. Kekurangtahuan Pokja ULP akan menyebabkan unsur subjektivitas dalam evaluasi sistem nilai menjadi sangat besar. Oleh karena itu, dalam menyusun tata cara evaluasi dalam Dokumen Pengadaan haruslah memahami betul setiap unsur yang dinilai beserta pembobotannya.
    Evaluasi teknis untuk Sistem Nilai dilakukan sebagai berikut:
    1). memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsure yang dinilai berdasarkan kriteria dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan serta membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta; dan
    2). penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 17 September 2013, 11:29 am
  286. @ Amirudin
    Untuk sementara contoh format baru sebatas yang ada di blog ini

    Posted by Rahfan Mokoginta | 2 Oktober 2013, 11:45 am
  287. Maaf pak, mohon bantuaannya karena di kantor untuk situs2 download diblokir apakah Bapak dapat mengirimkan contoh format Survey Harga Sampai Dengan Penyusunan HPS dan Spesifikasi dan contoh format penyusunan HPS untuk pengadaan jasa lainnya ke anto2377@gmail.com? Terima kasih atas bantuannya.

    Posted by Harun P | 28 Oktober 2013, 10:57 am
  288. Thanks ada info dan datanya, dan maaf jika saya download dulu baru konfirmasi belakangan…sukses selalu pak.

    Posted by Christoforus Lachoy | 29 Oktober 2013, 12:20 pm
  289. @ Christoforus Lachoy
    Silahkan di download Pak tanpa perlu pamitan :)
    Semua yang ada di blog saya diperuntukan bagi siapa saja yang membutuhkan.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 31 Oktober 2013, 12:18 pm
  290. yth. pak rahfan
    mau tanya kalo pengadaan langsung diatas 100 juta di bawah 200 juta, apa harus pakai pembanding??
    kalo berkenan ada contoh dokumen yang bapak buat.. trima kasih

    Posted by arya | 14 November 2013, 5:53 pm
  291. @ Arya
    Paket pekerjaan pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai sampai dengan Rp. 200 juta dapat dilakukan melalui metode Pengadaan Langsung jika memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Perpres 70/2012 Pasal 39.

    Beberapa tahapan proses Pengadaan Langsung berdasarkan Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012:
    1. Pejabat Pengadaan mencari informasi terkait pekerjaan yang akan dilaksanakan dan harga, antara lain melalui media elektronik dan/atau non-elektronik;
    2. Pejabat Pengadaan membandingkan harga dan kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber informasi yang berbeda;
    3. Pejabat Pengadaan mengundang calon Penyedia yang diyakini mampu untuk menyampaikan penawaran administrasi, teknis, dan harga;
    4. ……………… dan seterusnya.

    Berdasarkan penjelasan tersebut, sudah jelas bahwa Pejabat Pengadaan harus membandingkan harga dan kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber informasi yang berbeda sebelum mengundang Penyedia yang diyakini mampu. Jadi, bukan “Pembanding” tetapi “Membandingkan”.

    Berkenaan dengan contoh dokumen atau format, silahkan diunduh di blog ini. Ada beberapa contoh dokumen/format mengenai Pengadaan Langsung yang saya sudah unggah, mulai dari Dokumen Pemilihan, Format Evaluasi, dan Surat Perintah Kerja.

    Terima kasih.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 November 2013, 8:47 am
  292. mohon bantuan,
    saya pemula dalam pembuatan Document Pengadaan Langsung, setelah saya membuat SPK dan sudah selesai apa langkah selanjutnya dan bila berkenan saya mohon untuk diberikan format resume setelah proses pekerjaan selesai.. mohon bantuannya dan terima kasih sebelumnya.

    Posted by Kazuma Kriyu | 17 Desember 2013, 12:01 pm
  293. @ Kazuma Kriyu
    Dokumen Pengadaan Langung silahkan mengacu pada Peraturan Kepala LKPP Nomor 15 Tahun 2012 tentang Standar Dokumen Pengadaan.
    Mekanisme dan prosedur pengadaannya silahkan merujuk pada Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 tentang Juknis Perpres 70/2012.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 17 Desember 2013, 2:22 pm
  294. trimaksih Pak Rahfan,,,sungguh sangat membantu saya yg masih pemula sekali,,

    Posted by Ujiana | 20 Januari 2014, 11:51 pm
  295. @ Ujiana
    Terima kasih juga, semoga bermanfaat.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 21 Januari 2014, 1:55 pm
  296. 1. APAKAH BENAR :
    – s.d. 10 jt tdk perlu dilakukan proses pemilihan/seleksi penyedia b/j krn cukup dgn memesan/memerintahkannya dan FAKTUR saja sbg bukti perjanjiannya?
    – s.d 50 jt tdk perlu dilakukan proses pemilihan/seleksi penyedia b/j krn cukup dgn memesan/memerintahkan penyedia b/j melaksanakan dan KWITANSI saja sbg bukti perjanjiannya?

    2. Utk pekerjaan s.d. 10 jt & s.d. 50 jt, berwenangkah PA/KPA/PPK menunjuk/memerintahkan penyedia b/j secara langsung krn tidak ada pemilihan/seleksi penyedia b/j oleh pejabat pb/j?

    3. Mohon pencerahan (n share softcopy formatnya jk ada) untuk tahapan pengadaan b/j kegiatan dgn nilai s.d. 10 jt, & s.d. 50 jt (barang, konstruksi dan konsultansi) dari tahap persiapan s.d pembayarannya

    Terima kasih

    Posted by muhammad syawalid | 25 Januari 2014, 2:07 pm
  297. @ Muhammad Syawalid
    Mengenai tanda bukti Perjanjian silahkan dilihat dasar hukumnya di Perpres 70/2012 Pasal 55 ayat 1 – 5.
    Prosedur dan ketentuan mengenai Pengadaan Langsung yang menggunakan Bukti Perjanjian berupa Nota Pembelian dan Kuitansi silhkan dilihat di Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 tahun 2012:
    1. Barang: Bab II Bagian B; 12; c
    2. Konstruksi: Bab III Bagian B; 11; c
    3. Jasa Konsultansi Badan Usaha: Bab IV Bagian B; 6;
    4. Jasa Konsultansi Perorangan: Bab V Bagian B; 4
    5. Jasa Lainnya: Bab VII Bagian B; 7; c

    Posted by Rahfan Mokoginta | 27 Januari 2014, 4:04 pm
  298. Maaf pak Rahfan, file-file pengadaan yang dikirimkan ke email saya : amar_ustadi@yahoo.com nampaknya belum ada lampirannya, mohon bisa dikirim ulang. makasih

    Posted by Amar | 27 Januari 2014, 5:00 pm
  299. @ Amar
    Nanti saya kirimkan lagi

    Posted by Rahfan Mokoginta | 28 Januari 2014, 9:30 am
  300. Pa, Rahfan yth. Mohon bantuan informasi, apakah tahun 2014 seluruh daerah wajib eprocurement 100%? trims

    Posted by poly sabono | 4 Februari 2014, 3:03 pm
  301. @ Poly Sabono

    Berikut saya kutipkan ketentuan dalam Perpres 54/2010 beserta Perubahannya dan Inpres Nomor 1/2013.

    Dalam Perpres 54/2010 beserta Perubahannya Pasal 131 ayat (1) disebutkan: K/L/D/I wajib melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik untuk sebagian/seluruh paket-paket pekerjaan pada Tahun Anggaran 2012.
    Selain itu, dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2013 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2013 didorong agar pengadaan barang/jasa 100% dilakukan secara elektronik.

    Sejak tahun 2012 sudah ada kewajiban e-procurement untuk sebagian/seluruh Paket pekerjaan dan pada tahun 2013 melalui Inpres Nomor 1/2013 didorong untuk 100% e-procurement.

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Februari 2014, 3:47 pm
  302. Terima kasih buanyak buat anda Pak Rahman…saya baru dapat penugasan ( pertama kali di ulp ) di pokja konsultansi, untuk belajar dari senior agak susah ( waktunya mereka terbatas)…bersyukur sekali ketemu blog anda, jadinya sebelum benar2 bekerja…saya sdh bisa membayangkan kira2 apa yang harus saya perbuat. Sekali lagi trims. Saya akan terus mengikuti tulisan anda.

    Posted by Say Yoga | 9 Februari 2014, 4:29 pm
  303. @ Say Toga
    Terima kasih atas apresiasinya.
    Sukses selalu ya :)

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Februari 2014, 10:05 am
  304. Assalamualaikum pak..’
    apakah uraian barang dlm surat pesanan itu juga dicantumkan pajak dan potongan lain-lainnya bagi penyedia?
    trimakasih banyak pak atas pencerahannya..

    Posted by Hardy | 11 Februari 2014, 1:24 am
  305. @ Hardy
    Harga yang dicantumkan dalam Surat pesanan (SP) atau Purchase Order (PO) adalah harga sebelum PPN. Potongan-potongan tidak perlu dicantumkan dalam SP/PO.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 11 Februari 2014, 2:11 pm
  306. yth. pak rahfan
    mau tanya kalo pengadaan langsung diatas 100 juta di bawah 200 juta, apa harus pakai pembanding??
    kalo berkenan ada contoh dokumen yang bapak buat..
    jika berkenan bisa di kirim k email di_azarie@yahoo.co.id trima kasih

    Posted by arie dias | 13 Februari 2014, 4:15 pm
  307. @ Arie Dias
    Istilahnya bukan pembanding tapi “membandingkan minimal 2 sumber informasi”.

    Posted by Rahfan MokogintaR | 14 Februari 2014, 1:10 pm
  308. Yth pak Rahfan :
    Trimakasih utk jawaban Bpk sbelumnya, boleh nanya lg ya pak, Dalam berita acara hasil pemeriksaan barang oleh PPHP, apakah spesifikasi barang dalam BA tsb dicantumkan merk/atau spesifikasi barang dari merk itu? karena setelah barang diperiksa oleh PPHP ternyata sudah sesuai dg daftar spesifikasi/kuantitas barang serta SPK nya.. klo ada format BA nya boleh juga pak.. tq’

    Posted by Hardy | 19 Februari 2014, 10:06 pm
  309. @ Hardy
    Salah satu tugas pokok dan kewenangan PPHP berdasarkan Perpres 70/2012 Pasal 18 ayat 6 huruf a termasuk dengan Penjelasannya: melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Kontrak.
    Penjelasannya: Ketentuan dalam Kontrak mencakup kesesuaian jenis, spesifikasi teknis, jumlah, waktu, tempat, fungsi dan/atau ketentuan lainnya.

    Berdasarkan ketentuan tersebut diatas, dalam berita acara pemeriksaan PPHP harus berdasarkan Kontrak. Jadi hal-hal termasuk jenis, merk, dan type barang harus juga disesuaikan.

    Mohon maaf untuk contoh format baru sebatas yang ada di blog ini.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 21 Februari 2014, 7:57 am
  310. salam pengadaan dari Bangka Belitung pak. saya baru ditunjuk jadi pejabat pengadaan untuk tahun ini dan saya mohon bantuan bapak, saya sudah coba cari2 format evaluasi pengadaan langsung jasa konsultansi badan usaha tapi gak ketemu2. kira2 bapak bisa bantu format excellnya gak pak. sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas share bapak. saya udah donlot format pengadaan langsung jasa kostruksi. semoga menjadi pahala buat bapak.

    Posted by Wahyu | 21 Februari 2014, 11:14 pm
  311. @ Wahyu
    Mohon maaf, untuk Pengadaan Langsung Jasa Konsultansi memang belum ada di blog saya. Kalau memnag membutuhkan silahkan kirimkan email ke saya, nanti akan dikirimkan lewat emai.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 27 Februari 2014, 2:43 pm
  312. terimakasih banyak pak contoh format dokumennya, sangat bermanfaat. saya baru mw belajar mungkin bapak bisa bantu dalam membimbing saya.

    Posted by albiadi | 28 Februari 2014, 3:13 am
  313. Makasih pak atas informasinya, tapi saya masih pingin tau untuk penunjukan langsung darurat, atau kalo bapak punya contoh format berita acara penunjukan langsung darurat, khususnya tentang opname pekerjaan konstruksi, karena tidak semua anggota pokja paham tentang bangunan, jadi siapa yang membuat berita acara opname pekerjaan? makasih sebelumnya

    Posted by gatot sugiarto | 1 Maret 2014, 10:30 pm
  314. thanks informasinya pak,,maaf baru ijin download

    Posted by rocket | 10 Maret 2014, 10:12 pm
  315. Terima kasih Pak atas Contoh Dokumen pengadaan Barang dan Jasa. Mohonn Maaf, ijin download.

    Posted by Hendrik Wagi, ST | 12 Maret 2014, 11:01 am
  316. Trims pak, sangat membantu………

    Posted by Ilham | 13 Maret 2014, 11:44 pm
  317. sukur mo’anto tuang, membantu skali ini blog pa trng…

    Posted by Buchari Damopolii | 1 April 2014, 10:05 am
  318. malam pak…saya kesulitan dlm mendownload,boleh tidak bpk bantu via email? mksh bnyk atas bantuannya ya pak. sukses selalu buat bpk….

    Posted by hendrik john p. tinambunan | 1 April 2014, 11:19 pm
  319. bos mohon bantuan contoh format Hasil Pemeriksaan Barang/Jasa dari hasil pemeriksaan tim PPHP

    Posted by dodi | 7 April 2014, 1:36 pm
  320. @ Dodi & All
    Mohon maaf contoh format baru sebatas yang ada di Blog ini.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 7 April 2014, 2:21 pm
  321. Pak mohon penjelasannya (pengunaannya) ttg bukti perjanjian yg tercantum di pasal 35 perpres 70 th 2012. Terima kasih.

    Posted by Johar Malik | 14 Mei 2014, 11:04 am
  322. @ Johar Malik
    Tanda bukti perjanjian diatur di Perpres 70/2012 Pasal 55 buka pasal 35.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 30 Mei 2014, 2:02 pm
  323. pak…kalo kita mau lelang mobil, itu standard dokumennya pake apa?klo pak rahfan punya ketentuan konversi SBU dan SKA tenaga ahli konstruksi dan konsultansi.?

    Posted by Adhika | 31 Mei 2014, 1:33 pm
  324. bisa minta contoh addendum kontrak untuk pengadaan barang? kalau ada yang mau berbagi mohon kirim ke email : deydi_m@yahoo.com

    Posted by dedy | 6 Juni 2014, 2:47 pm
  325. salam kenal pak rahfan, sy dr gorontalo… bisa gak sy minta format proses pengadaan langsung untuk jasa konsultansi?? makasih sebelumnya pak,,,

    Posted by hendro | 12 Juni 2014, 12:52 pm
  326. Terima Kasih Pak, Sebagai Pemula Yang Ingin Belajar Tentang Proses PBJ saya sangat terbantu dengan apa yang telah bapak buat dan bagikan

    Posted by Abdal,S.Sos | 17 Juni 2014, 10:41 am
  327. @ Adhika
    Untuk dokumen pengadaan yang akan digunakan pada setiap proses pemilihan penyedia tergantung pada metode pemilihan. Gunakan saja SDP sesuai dengan Perka LKPP Nomor 15 tahun 2012.
    ketentuan mengenai Konversi SBU jasa Konstruksi silahkan mengacu pada Peraturan LPJK Nomor 2 tahun 2014.

    @ Deddy
    Maaf belum ada contoh adendum Kontrak.

    @ Hendro
    Contoh format barunsebatas yang ada di blog ini.

    @ Abdal
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 10 Juli 2014, 12:04 pm
  328. Trima kasih P’ Rahfan, dokumen ini banyak sekali manfaatnya bagi saya dalam melaksanakan tugas

    Posted by Renprog | 15 Juli 2014, 1:19 pm
  329. @ Reprog
    Alhamdulillah.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 Juli 2014, 1:35 pm
  330. Alhamdulillah…
    sangat2x bermanfaat sekali ini pak…
    terima kasih…

    Posted by Farid Fasha | 23 Juli 2014, 3:27 pm
  331. @ Farid Fasha
    Alhamdulillah :)
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 24 Juli 2014, 9:04 am
  332. Pak Rahfan, mo tanya tentang pengadaan website instansi yang spesifikasi teknis dan harga diambil lewat internet sebagai acuan dalam pembuatan HPS.. pertanyaanya:
    1) bolehkah sumbernya dari internet?
    2) bentuk dokumennya seperti apa, apabila sumbernya dari internet? (cth: survey penyedia, dll)

    Terima kasih..

    Posted by Wahyu Ang | 25 Juli 2014, 4:38 pm
  333. @ Wahyu Ang
    1. Berdasarkan ketentuan dalam Perpres 70/2012 Pasal 66 ayat (7) huruf j, maka HPS yang disusun dengan bersumber dari internet dapat digunakan selama informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
    2. Kalau sumbernya dari internet maka dapat di-print saja halaman yang memuat sumber informasi yang akan dijadikan dasar penyusunan HPS. Sebelum menggunakan sumber tersebut sebagai dasar untuk menyusun HPS sebaiknya harus dihubungi dulu sumber yang bersangkutan baik melalui telepon, email, ataupun faks guna memastikan kebenaran data yang terdapat dalam halaman tersebut.
    Kalau memang masih ragu juga sebaiknya kita mengirimkan surat permintaan informasi harga kepada yang bersangkutan.

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Agustus 2014, 11:53 am
  334. salam kenal pak, saya mau tanya tentang penetapan rencana pelaksanaan pengadaan yang ditetapkan oleh PPK, apakah ada formatnya pak?

    Posted by delno | 6 Agustus 2014, 1:32 pm
  335. @ Delno
    Berdasarka Perpres 70/2012 Pasal 11 ayat (1) huruf a, Rencana Pelaksanaan Pengadaan yang ditetapkan oleh PPK meliputi:
    1. Spesifikasi teknis Barang/Jasa;
    2. Harga Perkiraan Sendiri (HPS); dan
    3. Rancangan Kontrak.

    ContohfFormat Spesifikasi Teknis, HPS, dan Rancangan Kontrak sebagian sudah ada di blog ini, silahkan diunduh.
    Rancangan Kontrak bisa dengan SPK (Surat Perintah Kerja) maupun Surat Perjanjian.

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 6 Agustus 2014, 1:54 pm
  336. wah mas thanks atas sharex, mas bisa nggak minta tolong kirim by email aja krn sy coba buka agak terganggu mas, semoga ilmux bermanfaat… sy butuh semuax mas klu nggak memberatkan… terima kasih sebelumx mas.. yuratmi@gmail.com

    Posted by ayu makassar | 24 Agustus 2014, 11:31 am
  337. @ Ayu Makassar
    Sudah dikirimkan, semoga bermanfaat.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 25 Agustus 2014, 10:55 am
  338. Salam Kenal Pak Rafan,
    Saya mau tanya, to pengadaan obat melalui ecatalog, apabila Distributor nya menyatakan kuota sdh habis atau anggap saja lah barang nya tidak terpenuhi tindakan apakah yang harus kita ambil, boleh kah beli di tempat lain tetapi harga sesuai dengan ecatalog, mohon jawabannya, tks

    Posted by Ponco HK | 7 September 2014, 10:04 pm
  339. @ Ponco HK

    Pertanyaan/Pernyataan:
    Salam Kenal Pak Rafan,
    Saya mau tanya, to pengadaan obat melalui ecatalog, apabila Distributor nya menyatakan kuota sdh habis atau anggap saja lah barang nya tidak terpenuhi tindakan apakah yang harus kita ambil, boleh kah beli di tempat lain tetapi harga sesuai dengan ecatalog, mohon jawabannya, tks

    Jawaban/Pernyataan:
    Salam kenal juga Pak Ponco.

    Untuk permasalahan yang Saudara hadapai dalam Pengadaan Obat melalui e-purchasing, maka solusi yang saya sarankan:
    1. Dokumentasikan semua alasan Penyedia yang tidak bisa menyediakan Obat (contohnya: karena keterbatasan Produksi, dll). Dokumentasi ini sebagai dasar untuk menentukan tindakan selanjutnya.
    2. Buat daftar obat-obat yang tidak bisa disediakan oleh Penyedia karena alasan sebagaimana disebutkan di atas.
    3. Hitung jumlah total obat-obat yang tidak bisa disediakan oleh Penyedia melalui e-purchasing sebagaimana yang dijelaskan pada poin 2 diatas.
    4. Jika jumlah keselurahan melebihi Rp. 200 juta maka lakukan metode pengadaannya dengan Pelelangan Sederhana/Pelelangan Umum, namun jika tidak melebihi Rp. 200 Juta maka bisa dilakukan melalui Pengadaan Langsung.
    5. Harga yang menjadi dasar Penyusunan HPS tetap mengacu pada harga di e-katalog.

    Terima kasih.

    Posted by Rahfan Mokoginta | 8 September 2014, 12:20 pm
    • Klo mengacu di E-Catalog mengapa harus dilakukan Pelelangan Umum pak, karena harga sudah pasti dan di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan Melalui LKPP apakah sebaiknya tidak Pengadaan Langsung seperti tahun 2011 ke bawah, mohon juga nomer telp LKPP tempat berkonsultasi untuk bagian e Catalog pak, karena saya bertanya ke Dinkes Prov dan Binfar Kemenkes, tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan saya, mereka menyarankan berkonsultasi dengan LKPP bagian ecatalog,,,terima kasih share nya pak

      Posted by Ponco HK | 8 September 2014, 2:51 pm
  340. @ Ponco HK

    Pertanyaan Saudara di awal adalah Distributornya menyatakan kuota sudah habis. Oleh karena itu saya memberikan pendapat seperti yang telah saya sampaikan atas pertanyaan Saudara sebelumnya.
    Kalau Distributornya tidak bisa menyediakan Barang berarti tidak memungkinkan untuk e-purchasing, oleh karena itu saya menyarankan beberapa solusinya yang bisa dilakukan.

    Berikut kontak yang dapat Saudara hubungi:
    Informasi Umum & Permintaan Informasi
    Call Center
    Telepon : (021) 799 1025, ext : 172 / 187
    E-mail : humas@lkpp.go.id

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 8 September 2014, 3:18 pm
  341. Salam Kenal Pak Rahfan
    Mohon bantuannya pak untuk format berita acara CCOnya apa ada pak,klo ada saya ijin mau download pak,
    terima kasih pak..

    Posted by Hadi Rusmansyah | 12 September 2014, 2:06 pm
  342. @ Hadi Rusmansyah
    Mohon maaf Pak contoh format baru sebatas yang ada di blog ini.
    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 15 September 2014, 10:14 am
  343. Assalamualaikum
    mohon penjelasannya bentuk kontrak untuk penunjukan langsung apakah SPK atau Perjanjian? Terima kasih atas bantuannya.

    Posted by Novia Wahyuni | 18 September 2014, 8:58 am
  344. @ Novia Wahyuni
    Wass.Wr.Wb

    Pertanyaan:
    mohon penjelasannya bentuk kontrak untuk penunjukan langsung apakah SPK atau Perjanjian? Terima kasih atas bantuannya

    Jawaban:
    Penentuan bentuk Kontrak atau Tanda bukti perjanjian tergantung pada jenis dan besaran nilai paket pekerjaan.
    Berikut saya kutipkan isi Perpres 70/2012 Pasal 55:

    Pasal 55 ayat (1):
    Tanda bukti perjanjian terdiri atas:
    a. bukti pembelian;
    b. kuitansi;
    c. Surat Perintah Kerja (SPK); dan
    d. Surat Perjanjian.

    Pasal 55 ayat (2):
    Bukti pembelian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

    Pasal 55 ayat (3):
    Kuitansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

    Pasal 55 ayat (4):
    SPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

    Pasal 55 ayat (5):
    Surat Perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, digunakan untuk Pengadaan Barang / Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah

    Terima kasih

    Posted by Rahfan Mokoginta | 18 September 2014, 10:24 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Contoh Format SK Dalam Organisasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah « Rahfan Mokoginta's Blog - 27 Desember 2012

  2. Ping-balik: Download Contoh Format RUP, KAK, HPS, Survay, SP, SPK, Swakelola, dll | ULP - 4 Mei 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; PNS Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BB: 238CC742

PENGUNJUNG

TOTAL HITS

  • 749,107 Hits sejak 21/01/ 2012

STATUS ANDA

IP

FLAGCOUNTER

Sejak 22 Februari 2012 free counters

Dapatkan update artikel, berita, dan contoh format PBJ secara gratis. Silahkan masukan alamat email anda di bawah ini kemudian klik tombol "Berlangganan"

Bergabunglah dengan 586 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 586 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: