you're reading...
Artikel PBJ

Harga Rata-Rata Dalam HPS ? ( HPS-2)


Penulis: Mudjisantosa (Kasubdit Advokasi Deputi Hukum Dan Penyelesaian Sanggah LKPP)

Sudah menjadi kenyataan umum bahwa menyusun HPS dari harga rata-rata survei.

Dalam kesempatan ini, saya akan mencoba menganalisa dari metode evaluasi yang akan digunakan dalam mengevaluasi penawaran.

Untuk pengadaan barang, pekerjaan konstruksi dan jasa lainnya ada tiga metode evaluasi yaitu :
a. sistem gugur;
b. sistem nilai; dan
c. sistem penilaian biaya selama umur ekonomis.

(Disini saya sering ditegur peserta pelatihan ditanya HPS, kok njelasin metode evaluasi).

HPS DI METODE EVALUASI SISTEM GUGUR
Bila yang digunakan metode evaluasi sistem gugur maka HPS menggunakan harga rata-rata.
namun bila penyedianya hanya beberapa, tentu akan mengarah ke penyedia tertentu.

Contoh survei harga kepada empat sumber dan kemungkinan empat sumber ini menjadi peserta pelelangan.
Harga dari A  Rp. 500 juta
Harga dari B  Rp. 600 Juta
Harga dari C  Rp. 550 juta
Harga dari D  Rp. 400 juta

Bila dirata-ratakan Rp.. 2.050 juta /4 maka HPS nya adalah  Rp. 512.5 juta. Bila dilaksanakan pelelangan maka   yang bisa memenuhi adalah  hanya penyedia D.

Yang lulus evaluasi hanya satu penyedia. Pelelangan gagal karena tidak menghasilkan minimal 3 penyedia, kemudian diulang maka yang memasukkan dokumen hanya D, maka penunjukan langsung dilakukan ke D.

Ketidaktepatan membuat HPS membuat lelang menjadi lama dan menghasilkan penetapan pemenang ke penyedia tertentu.
Dapat dibuat kesimpulan bila penyedianya sedikit  maka pengambilan harga rata-rata belum tepat.
Pengambilan harga rata-rata dilakukan pada sistem gugur dengan penyedia yang banyak.

HPS DI METODE EVALUASI SISTEM NILAI
Dalam sistem gugur untuk penyedia yang lulus administrasi dan teknis maka penyedia yang menawarkan harga murah akan sangat berpotensi untuk menjadi pemenang.

Dalam sistem nilai, penyedia yang menawarkan harga yang murah belum tentu menang. karena  metode evaluasi sietm nilai menggunakan pembobotan,  nilai. harga hanya merupakan salah satu pembobotan saja.

Karena belum tentu penyedia yang murah yang menang kalau kita membuat harga rata-rata,  dengan HPS diambil dari rata-rata survei /data maka  penyedia yang akan menawarkan harga adalah beberapa penyedia yang harganya dibawah HPS. sehingga penyedia yang terpilih adalah diantara  penyedia yang harganya dibawah HPS tersebut selanjutnya penyedia barang dan jasa yang didapat kemungkinan menawarkan yang tidak berkualitas.

Contoh
Contoh survei harga kepada empat sumber
Harga dari G  Rp. 690 juta
Harga dari K  Rp. 620 Juta
Harga dari L  Rp. 810 juta
Harga dari M  Rp. 630 juta

Bila dirata-ratakan Rp.  2.750 juta /4 maka HPSnya adalah  Rp. 687.5  juta. Maka yang berpotensi  menjadi peserta pelelangan adalah yang bisa memenuhi yaitu penyedia K dan M

.Penyedia G dan L yang mempunyai potensi NILAI, tidak terjaring.

Pelelangan gagal karena tidak menghasilkan minimal 3 penyedia, kemudian diulang.
Jadi membuat HPS dengan nilai tertinggi adalah bukan suatu kesalahan.

HPS DI METODE EVALUASI BIAYA SELAMA UMUR EKONOMIS

Dalam metode evaluasi biaya selama umur ekonomis, harga penawaran yang murah belum tentu menang.  karena  metode evaluasi biaya selama umur ekonomis menggunakan pembobotan,  nilai. harga hanya merupakan salah satu pembobotan saja.

Karena belum tentu penyedia yang murah yang menang kalau kita membuat harga rata-rata,  dengan HPS diambil dari rata-rata survei /data maka  penyedia yang akan menawarkan harga adalah beberapa penyedia yang harganya dibawah HPS. sehingga penyedia yang terpilih adalah diantara  penyedia yang harganya dibawah HPS tersebut selanjutnya penyedia barang dan jasa yang didapat kemungkinan menawarkan yang tidak berkualitas.    Penyedia-penyedia yang memiliki umur ekonomis yang baik menjadi tidak terjaring.

Sama dengan metode evaluasi sistem nilai. ,  membuat HPS dengan nilai tertinggi adalah bukan suatu kesalahan.

Sumber: http://www.ujiosa.blogspot.com

About Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BB: 2BCD7AF2

Diskusi

3 thoughts on “Harga Rata-Rata Dalam HPS ? ( HPS-2)

  1. Kebetulan Pak Rahfan, Dinkes Bolsel sedang melakukan survey harga untuk menyusun HPS. Thx Pak Rahfan🙂

    Suka

    Posted by Donald | 14 April 2012, 10:57 pm
  2. pak, bukannya kalo mau mengambil nilai HPS adalah : setelah nilai rata-rata survei pasar juga dimasukan keuntungan sebesar maksimal 15 %? contohnya :
    Harga dari G Rp. 690 juta
    Harga dari K Rp. 620 Juta
    Harga dari L Rp. 810 juta
    Harga dari M Rp. 630 juta
    maka nilai rata-rata : 687.5 jt
    keuntungan 15% = 0.15×687.5jt=103.125jt
    maka nilai hps = 687.5+103.125=790.625 jt
    apakah cara sy seperti di atas itu benar, pak?.. mohon pencerahannya

    Suka

    Posted by maruli | 26 Februari 2013, 1:36 pm
  3. @ Maruli
    Dalam menyusun HPS harus diperhitungkan PPN dan provit dan overhead. Dalam Perpres 54/2010 beserta semua perubahannya hanya dinyatakan bahwa contoh provit dan overhead yang wajar maksimal 15 %. Hati-hati menambahkan PPN dan Provit+Overhead. Harga yang kita dapatkan di tingkat penjual atau retailer sudah termasuk keuntungan didalamnya sehingga tidak perlu lagi kita tambahkan keuntungan. Jika harga tersebut juga sudah termasuk PPN maka tidak perlu lagi kita tambahkan PPN.

    Suka

    Posted by Rahfan Mokoginta | 4 Maret 2013, 12:24 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, WA. 082293683022, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BBM: D32ADB37

PENGUNJUNG

TOTAL HITS

  • 1,616,536 Hits sejak 21/01/ 2012

STATUS ANDA

IP

FLAGCOUNTER

Sejak 22 Februari 2012 free counters

Twitter Terbaru

Dapatkan update artikel, berita, dan contoh format PBJ secara gratis. Silahkan masukan alamat email anda di bawah ini kemudian klik tombol "Berlangganan"

Bergabunglah dengan 1.970 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: