you're reading...
Dokumentasi Narasumber

November 2011 (Pemda Kabupaten Talaud – Sulut)


  • Nama Diklat                     : Diklat PBJ Tingkat Dasar

  • Penyelenggara               : Bagian Hukum Pemda. Kabupaten Talaud

  • Tempat                             : Kantor Bupati Talaud, Melonguane

  • Waktu                               : 07 – 10 November 2011

  • Jumlah Peserta               : 50 orang

  • Jumlah Jam Pelajaran    : 30 JP

Siang itu sekitar Pukul 10.00 WITA di minggu terkahir Oktober 2011 (lupa tanggalnya), saya dihubungi via SMS oleh  salah satu Pegawai LKPP. Isi SMS-nya  meminta konfirmasi kepada saya untuk menjadi Narasumber pada Diklat PBJ yang dilaksanakan oleh Pemda Talaud – Sulawesi Utara. Saya diminta untuk menjadi Narasumber selama 30 Jam Pelajaran. Itu artinya selama tiga hari saya akan membawakan materi sebanyak 10 Modul. Ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi Trainer sejak lulus ToT PBJ Tingkat Dasar.

Senin 7 November 2011 sekira Jam 16.30 Wita, pesawat Wings yang saya tumpangi mendarat di Bandara Melonguane – Talaud. Perjalanan ditempuh kurang lebih 45 menit dari Bandara Sam Ratulangi Manado. Guncangan agak keras terasa saat roda pesawat menyentuh ujung landasan. Alhamdulillah akhirnya untuk yang pertama kali saya menginjakan kaki di Bumi Porodisa.

Tiga hari lamanya menjadi Narasumber tunggal, membuat energi saya terkuras. Namun, antusiasme pesertalah yang membuat saya lebih termotivasi dan tambah bersemangat. Diklat berlangsung sejak  tanggal 8 hingga 10 November 2011 dan diikuti oleh 50 peserta dari semua SKPD. Satu hal yang berkesan adalah pada tanggal 11-11-2011 saya genap berusia 36 tahun. Saya merayakannya dengan turut menjadi pengawas dalam ujian sertifikasi PBJ. Hari itu juga saya kembali ke Manado dengan menumpang pesawat yang sama saat ke Talaud.

Kabupaten Talaud terdiri atas Pulau Salibabu, Karakelang, Sarak, Kabaruan, dan puluhan pulau kecil. Termasuk Kepulauan Nanusa, yang terdiri atas Karatung, Mangumpung, Kakarotan, Gerama, dan Miangas, pulau paling utara. Talaud terletak di gerbang Samudra Pasifik dan berbatasan langsung dengan Filipina.

Talaud berasal dari ungkapan tanah ujung laut. Tapi nama paling populernya adalah pemberian Gubernur VOC di Maluku, Padtbrugge. Pada 1677 ia singgah di Talaud dan menyebutnya “Noorder-einlanden”, Nusa Utara. Belanda kemudian masuk dengan membangun banyak gereja yang artistik. Portugis pun ikut mengincar, tapi tersingkir ke Filipina, meninggalkan tata ruang kota khas Eropa, yakni jalan-jalan yang sejajar lurus. Portugis menyebut Talaud “Porodisa”, yang di ambil dari bahasa Spanyol “Paradiso” artinya “Tarian Sorga”.

Selamat tinggal Bumi Porodisa, Tanah Surga yang masyarakatnya sangat religius dan penuh keramahan……

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

About Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BB: 2BCD7AF2

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, WA. 082293683022, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BBM: D32ADB37

PENGUNJUNG

TOTAL HITS

  • 1,622,480 Hits sejak 21/01/ 2012

STATUS ANDA

IP

FLAGCOUNTER

Sejak 22 Februari 2012 free counters

Twitter Terbaru

Dapatkan update artikel, berita, dan contoh format PBJ secara gratis. Silahkan masukan alamat email anda di bawah ini kemudian klik tombol "Berlangganan"

Bergabunglah dengan 1.972 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: