you're reading...
Sebuah Cerita

Naluri Sang Kalajengking


Tulisan ini hanya sebuah cerita yang sudah berulang kali diceritakan bahkan dalam berbagai versi. Kali ini ceritanya hanya dimodifikasi sedikit dari cerita aslinya (yang juga hanya cerita).

Tersebutlah ada seekor Kalajengking yang terjebak di sebuah kolam. Dengan segala upaya dia berusaha meraih tepian, namun sia-sia belaka.

Di saat si Kalajengking hampir merenggang nyawa, melompatlah seekor Katak di dekatnya. Melihat sesama anggota masyarakat fauna berjibaku menyelamatkan selembar nyawa miliknya, maka jatuh ibalah sang Katak.  Sang Katak tahu bahwa Kalajengking bukanlah hewan yang bisa berenang, karenanya butuh pertolongan.

Kendati demikian, Katak kita itu bukanlah jenis makhluk yang hanya berumah di bawah batok kelapa. Terlintas di benaknya, Kalajengking adalah hewan dengan sifat alamiah sangat berbahaya: suka menyengat, terutama terhadap sesuatu yang dianggap sebagai mangsa. ‘’Siapa yang mau dipetil,’’ guman sang Katak, sembari siap-siap menyingkir.

Namun rencana lompatan si Katak terhenti ketika dengan memelas Kalajengking berpaling lalu berkata, ‘’Katak, tolonglah saya. Aku akan tenggelam jika kamu tidak membantu aku menuju tepi kolam.’’

Ragu-ragu si Katak menjawab, ‘’Aku sungguh ingin membantumu, tapi juga takut dengan sengatan yang setiap saat bisa kau luncurkan.’’

Segera si Kalajengking menepis, ‘’Tidak mungkin aku menyengatmu, sementara kau menyelamatkan jiwaku. Aku berjanji tidak melakukan itu kepada siapa pun, terutama yang menolong keselamatan jiwaku.’’

Mendengar kesungguhan si Kalajengking, Katak akhirnya menyerah. ‘’Baiklah kalau begitu. Kalau pun kau menyengat aku, artinya kita berdua akan mati bersama-sama dalam kolam ini.’’

Katak welas-asih itu kemudian mendekat ke Kalajengking dan mempersilahkan dia menaiki punggungnya. Namun, baru saja satu lompatan mendekati tepi kolam, sang Kalajengking tiba-tiba menikamkan sengatnya. Terkejut dengan sengatan itu, si Katak berteriak, ‘’Mengapa kau menyegat aku? Padahal aku menolong jiwamu dari ancaman maut dank kau sudah berjanji tak akan menyengat?’’

Sang Kalajengking, dengan suara tenang menjawab, ‘’Maafkan aku sobat, secara alamiah aku memang punya naluri menyengat.’’

Walau begitu, si Katak tetap mengantar sang Kalajengking ke tepi kolam, sembari berucap, ‘’Secara alamiah Kalajengking itu menyengat, secara alamiah aku ini pengasih. Mengapa aku harus melepaskan naluri alamiahku untuk mengasihi hanya gara-gara Kalajengking yang secara alamiah punya naluri menyengat?’’

Sahabat, mengapa kita harus melepaskan naluri alamiah kita untuk jujur, amanah, berintegritas, dan tidak korup, hanya karena ulah segelintir orang yang secara alamiah punya naluri tidak jujur, tidak amanah dan bahkan secara terang-terangan berperilaku korup?***

About Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BB: 2BCD7AF2

Diskusi

2 thoughts on “Naluri Sang Kalajengking

  1. Mantap, dan sukses

    Suka

    Posted by muhammad syail lubis | 12 Februari 2014, 3:34 pm
  2. @ Muhammad Syail Lubis
    Amin terima kasih🙂

    Suka

    Posted by Rahfan MokogintaR | 14 Februari 2014, 1:22 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Rahfan Mokoginta

Procurement Trainer Certified LKPP; Procurement Specialist; PNS Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu - Sulawesi Utara; Kontak: Hp. 085298999383, WA. 082293683022, Email: rahfan@pengadaan.org, PIN BBM: D32ADB37

PENGUNJUNG

TOTAL HITS

  • 1,622,480 Hits sejak 21/01/ 2012

STATUS ANDA

IP

FLAGCOUNTER

Sejak 22 Februari 2012 free counters

Twitter Terbaru

Dapatkan update artikel, berita, dan contoh format PBJ secara gratis. Silahkan masukan alamat email anda di bawah ini kemudian klik tombol "Berlangganan"

Bergabunglah dengan 1.972 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: